Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Badminton

Suhu Lingkungan Dingin dan Lembab, Limit Motor Taxi Drone Frogs Harus Dinaikkan

Suhu Lingkungan Dingin dan Lembab, Limit Motor Taxi Drone Frogs Harus Dinaikkan
Frogs 282, Taxi Drone Frogs Indonesia saat diuji coba di Lapangan Udara Gading, Playen, Gunungkidul, Sabtu (7/3/2020). Foto: (Kompas.com)
Minggu, 08 Maret 2020 13:09 WIB
DI YOGYAKARTA - Frogs 282, Taxi Drone dari perusahaan start Up asal Bantul, Yogyakarta, Frogs Indonesia, telah diuji coba di Lapangan Udara Gading, Playen, Gunungkidul, Sabtu (7/3/2020), dan berhasil melayang di udara beberapa sentimeter dari permukaan tanah.

Co Founder Frogs Indonesia Asro Nasiri dalam lansiran Kompas.com yang dikutip Minggu (8/3/2020) mengatakan, "uji coba memang tidak boleh tinggi ya, karena harus melewati beberapa proses,".

Chief Technology Official (CTO) Dedi Satria Maulana mengatakan, meski masih diperlukan penyempurnaan, namun, setelah mengetahui taxi dronnya tersebut dapat terbang dianggap ada kepuasan tersendiri.

Sebab, mesin kendaraannya sudah dapat bekerja dan mampu mengangkat bodi drone.

"Ada beberapa parameter masukkan yang penting semua motornya berfungsi. Dan motornya cukup kuat untuk mengangkat wahana, beberapa sentimeter di atas tanah," ucap Dedi.

"Limit motornya perlu kita naikkan karena mengingat di sini kemungkinan karena dingin dan agak lembab udaranya, jadi masa jenis udara agak berat," tambahnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, PON, Ekonomi, DKI Jakarta, DI Yogyakarta
wwwwww