Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

MPR akan Sosialisasikan Empat Pilar ke Insan Perfilman

MPR akan Sosialisasikan Empat Pilar ke Insan Perfilman
Foto: MPR RI
Kamis, 12 Maret 2020 02:21 WIB
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail bekerjasama menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dalam rangkaian acara peringatan Hari Film Nasional pada tanggal 30 Maret 2020 mendatang. Rencananya, acara akan digekar di Kompleks Usmar Ismail Hall, Jakarta.

Selain Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Bamsoet juga akan meresmikan pembangunan monumen Hari Film Nasional. Di samping memberikan penghargaan Legend Award kepada sineas yang berjasa dalam memajukan perfilman Indonesia.

"Di berbagai negara, film seringkali dijadikan sebagai propaganda membesarkan negaranya. Di Indonesia sudah menghasilkan banyak film sebagai media menumbuhkembangkan nasionalisme. Antara lain Sang Kyai, Sang Pencerah, 3 Srikandi, atau Garuda di Dadaku. Kerjasama MPR RI dengan Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail akan semakin menstimulus lahirnya film-film yang menggugah kesadaran publik untuk lebih mencintai Indonesia," ujar Bamsoet saat menerima Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Pengurus Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail yang hadir antara lain Sonny Pudjisasono, Aklis Suryapati, Wina Armanda Sukardi, Oktaf Chaniago, Berbie Komala Sari, Anna Tarigan, Asrie dan Alicia Johar.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menilai tingginya minat masyarakat menonton film hasil karya anak bangsa harus diimbangi dengan semakin lahirnya berbagai film berkualitas. Jangan sampai kualitas perfilman menjadi turun lantaran tidak adanya dukungan dari pemerintah maupun stimulus dari berbagai stakeholder.

"Di tahun 2018 dan 2019, jumlah penonton film Indonesia selalu menembus diatas angka 50 juta penonton. Pertumbuhan layar bioskop juga selalu meningkat. Dari 1.600 layar pada 2017, menjadi 2.000 layar pada 2018, dan naik sedikit menjadi 2.060 hingga triwulan 2020. Tingginya antusiasme penonton terhadap film Indonesia harus dibarengi dengan peningkatan kualitas film. Sehingga, akan menarik banyaknya penonton dan akan menggeliatkan industri perfilman," tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga mengapresiasi langkah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menutup sekitar seribu situs website streaming illegal yang menyajikan film Indonesia. Selain merugikan sineas dan pertumbuhan industri perfilman, keberadaan situs illegal tersebut juga merugikan negara karena bisa memangkas pendapatan melalui pajak.

"Walaupun pertumbuhan penonton bioskop sudah tinggi, bukan berarti kita bisa berpuas diri. Apalagi sekitar 63 persen masyarakat masih banyak yang mengakses situs web streaming illegal untuk menonton film. Menutup situs tersebut selain menjamin keberlangsungan industri perfilman tanah air, sekaligus penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual," pungkas Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww