Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Wahyu Winarto Apresiasi Kerja Keras PSIS

Wahyu Winarto Apresiasi Kerja Keras PSIS
Rabu, 18 Maret 2020 15:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SEMARANG - Penampilan PSIS Semarang cukup menjanjikan pada  tiga laga awal Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Hal ini terlihat dari hasil yang diraih Tim Laskar Mahesa Jenar dengan enam poin menduduki posisi kelima klasemen sementara Liga 1 2020.

Mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-2 dari Persipura Jayapura di pekan pembuka, PSIS lantas bangkit di dua laga setelahnya. Tak tanggung-tanggung, Hari Nur Yulianto dan kolega menang 3-2 di kandang Persela Lamongan, dan unggul dua gol tanpa balas saat menjamu Arema FC.

General Manager (GM) PSIS, Wahyu 'Liluk' Winarto mengapresiasi penampilan tim asuhan Dragan Djukanovic saat ini. Menurutnya, seluruh elemen tim baik pelatih, pemain, dan ofisial menunjukkan tekad kuat untuk bangkit dari kekalahan.

"Setelah kalah dari Persipura, para pemain mampu menunjukkan motivasi untuk segera bangkit dan akhirnya bisa menang melawan Persela dan Arema FC. Tentu kami sangat mengapresiasi kerja keras itu," kata Liluk, Selasa (17/3/2020).

Namun, dia mewanti-wanti kepada para pemain agar tidak jemawa dengan capaian saat ini. Liluk benar-benar belajar dari statistik Liga 1 2019 yang hampir serupa di awal musim.

Musim lalu, PSIS juga mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-2 dari Kalteng Putra di kandang sendiri. Setelah itu, mereka bangkit dengan mengalahkan Persija Jakarta dan menahan tuan rumah Persebaya 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Namun di pertengahan musim, performa mereka naik turun bahkan tak memetik kemenangan di tujuh laga beruntun. Termasuk kalah di tiga laga kandang berturut-turut dari Persib Bandung, PS TIRA dan Persipura Jayapura.

"Kita punya pengalaman jelek di putaran pertama tahun lalu, tentunya ini untuk bahan evaluasi. Apalagi masih ada 31 pertandingan ke depan yang cukup panjang, sehingga butuh konsistensi yang tinggi," ujar dia.

"Artinya begitu menang pemain jangan sampai berpuas diri dan terus memperbaiki apa yang masih jadi kelemahan. Sehingga penampilan tim ini nantiya akan konsisten," tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Semarang tersebut.

Skuad PSIS Semarang saat ini masih menjalani waktu libur. Mereka dijadwalkan kembali berlatih lusa nanti. ***

wwwwww