Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Kritik Sikap Luhut soal 49 TKA China, Eva Yuliana: Jangan Ngasal dan Cuma Bikin Gaduh

Kritik Sikap Luhut soal 49 TKA China, Eva Yuliana: Jangan Ngasal dan Cuma Bikin Gaduh
Kamis, 19 Maret 2020 23:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Polemik 49 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang ingin bekerja di Sultra nampaknya belum berakhir. Pasalnya, Luhut menilai tidak ada pelanggaran yang dilakukan 49 TKA tersebut.

Namun, Kemenaker melalui stafsusnya meminta 49 TKA asal China tersebut untuk pulang ke negara asalnya lantaran tidak mengantongi izin kerja.

Menanggi hal tetsebut, Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3/2020) mengkritik sikap Luhut, yang dinilai tidak memahami persoalan teknis.

“Pak Luhut harus memahami persoalan, mereka datang ke sini dengan visa 211, bukan dengan visa 312, untuk izin kerja," ujar dia lagi.

"Di situasi darurat nasional COVID-19, Pak Luhut seharusnya lebih sensitif dan tidak berkomentar asal yang membuat gaduh," lanjutnya.

Anggota Fraksi Partai NasDem ini juga menyoroti sikap Menko Luhut yang terkesan mengesampingkan keselamatan warga Sultra.

"Di masa genting seperti ini, penting bagi pemerintah untuk mengeluarkan statement yang teduh, membuat tenang dan paham akan disaster management," tutup Eva.***

wwwwww