Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
7 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
8 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
5 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
8 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
5
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
8 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
6
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
7 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ini Kebijakan PDI Perjuangan Tentang Virus Corona

Ini Kebijakan PDI Perjuangan Tentang Virus Corona
Muhammad Prananda Prabowo dan Megawati Soekarnoputri
Selasa, 24 Maret 2020 19:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Memperhatikan dampak virus corona yang memerlukan penanganan lebih komprehensif, terarah, terukur dan cepat, diperlukan pendeteksian dan penanganan yang lebih terintegrasi dan komprehensif antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Demikian diungkapkan Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Partai PDI Perjuangan, Muhammad Prananda Prabowo, Selasa (24/3/2020) di Jakarta.

"Saat ini, bukan saatnya saling menyalahkan. Perlu dukungan dari seluruh elemen bangsa untuk saling bahu membahu dan menguatkan. Persatuan seluruh kompenen bangsa syarat mutlak bagi Indonesia untuk mampu hadapi dan temukan solusi dari segala persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menghadapi Covid-19," ujarnya.

Pandemi Covid-19 ini kata Dia, berimplikasinya terhadap berbagai bidang kehidupan, baik politik, ekonomi, maupun sosial dalam bingkai kepentingan dan keselamatan nasional, termasuk dalam percaturan geo-politik dan geo-ekonomi.

Berdasarkan hasil kajian dan analisa yang telah dilakukan oleh Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Partai PDI Perjuangan, Rapat Pleno DPP PDI Perjuangan, 18 Maret 2020, memutuskan untuk mendeklarasikan Gerakan #GotongRoyongPancasilaHadapiCorona," katanya.

Kemudian, PDIP juga mendeklarasikan #GotongRoyongNasionalHadapiCovid-19, guna mendukung Pemerintah dalam melaksanakan pencegahan Corona.

"PDIP juga mengimbau Pemerintah, untuk melibatkan para ahli dan pakar di bidang kesehatan dan kedokteran dari seluruh Perguruan Tinggi, dan mengoptimalkan peran Riset di Perguruan Tinggi dan lembaga riset negara, seperti LIPI dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman atau Lembaga Eijkman dan Bio Farma (sebagai BUMN yang melakukan riset dan memproduksi vaksin di Indonesia) untuk menyusun strategi dan rencana aksi yang lebih komprehensif dalam penanganan Covid-19 yang terencana, terukur, terarah, tepat sasaran dan tepat guna," tujasnya.

PDIP kata Prananda, juga mengapresiasi dan mendukung Pemerintah untuk terus mengintensifkan kerjasama internasional dalam semangat persaudaraan dan solidaritas, terutama dengan negara-negara yang terdampak Covid-19, melalui:

Selanjutnya kata Dia, PDIP juga memandang perlu adanya kerjasama di Bidang Riset IPTEK Kesehatan (termasuk riset kedokteran, kefarmasian dan obat-obatan tradisional)

"Kerjasama di bidang ekonomi dan pertahanan juga diperlukan untuk mencari solusi dan menghadapi bersama dampak ekonomi akibat Covid-19.

Adapun bentuk apresiasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah, PDIP mendukung:

a. Mengerahkan segala daya upaya, terutama penyiapan dan penguatan fasilitas kesehatan dan SDM Kesehatan di Posyandu, Puskesmas dan RSUD, serta menjamin ketersediaan dan akses masyarakat di antaranya terhadap masker, hand sanitizer, dan disinfektan.

b. Merumuskan strategi pengamanan ketersediaan pasokan dan distribusi pangan nasional ke seluruh wilayah tanah air, sebagai langkah antisipatif terhadap dampak Covid-19 terkait jaminan ketersediaan akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok, dengan mengoptimalkan peran BULOG yang dintergrasikan dan disinergikan dengan BUMN transportasi darat, laut, dan udara dalam satu kesatuan sistem logistik nasional.

c. Mengarahkan Kementerian BUMN dan Kementerian Perindutrian untuk mengonsolidasikan CSR BUMN dan industri swasta, diarahkan pada pendanaan penyiapan dan penguatan fasilitas dan SDM kesehatan di seluruh tanah air dalam menghadapi Covid-19.

"Pada kesempatan ini, saya sampaikan pula arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, kepada seluruh Tiga Pilar Partai (kader di struktur Partai, legislatif dan eksekutif) diantaranya adalah, imbauan agar pro aktif membantu warga masyarakat, termasuk membantu menyebarkan brosur dari Ibu Ketua Umum yang berisi informasi terkait virus corona, cara menghindari dan penanganannya," tegasnya.

Kemudian kata dia, eksekutif dan legislatif diminta solid bergerak mendorong dan melahirkan kebijakan, program dan anggaran yang terencana, terukur dan terarah untuk menghadapi Covid-19, termasuk dalam mengantisipasi dan menangani dampak sosial, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan tanah air.

"PDIP akan segera mengaktifkan Badan Penanggulangan Bencana Partai (BAGUNA PDI Perjuangan) di semua tingkatan dan melaksanakan program-program Partai terkait Covid-19, yang akan dikoordinasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, yakni, Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana," tandasnya.***


wwwwww