Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
21 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
16 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Ini Penjelasan Polisi Soal Pria Alami Kejang di Underpass Tambun

Ini Penjelasan Polisi Soal Pria Alami Kejang di Underpass Tambun
Selasa, 24 Maret 2020 15:42 WIB
JAKARTA - Polisi telah memeriksa penemuan orang yang tergeletak sakit di Jalan Raya Mekarsari, tepatnya di dekat underpass Tambun, Kabupaten Bekasi.

Korban bernama Addin Fachrudin (54) itu sempat mengalami kejang dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Namun, karena sedang marak virus corona, warga sekitar yang melihatnya tidak berani untuk menolong.

Mereka cemas, tapi harus menghalaunya demi menangani pasien yang membeludak. Yang terburuk, mereka ikut tertular corona. Simak selengkapnya di collection ini dan subscribe agar dapat notifikasi story baru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan peristiwa. Ia mengatakan korban ditemukan tergeletak pada pada Senin (23/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Ada saksi melihat korban membawa sepeda motor roda dua berhenti di lokasi kejadian, kemudian korban sedang menelepon dan tiba-tiba kejang tanpa sebab dan tergeletak serta mengeluarkan busa pada mulut," kata Yusri dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3).

Menurut Yusri tidak lama kejadian anak korban datang ke lokasi. Menurutnya korban memiliki riwayat sakit TBC.

"Lalu korban yang masih dalam keadaan sadar dibawa ke RSUD Bekasi oleh keluarga menggunakan mobil ambulans untuk penanganan lebih lanjut," kata Yusri.

Polisi tidak bisa memastikan korban tertular virus corona atau tidak. Namun, korban merupakan tetangga dari pasien COVID-19 yang meninggal di Cianjur, Jawa Barat. Pasien tersebut dimakamkan di Tambun.

Pasien COVID-19 yang juga pegawai BUMN itu, dahulu awalnya sempat dinyatakan negatif COVID-19. Tapi kemudian pemerintah meralatnya setelah hasil uji laboratorium keluar. Ia dinyatakan positif COVID-19.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww