Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
12 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
3
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
4
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
Sepakbola
23 jam yang lalu
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
5
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
6 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
6
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Politisi PKB Jateng M Toha, Persilakan Rumah Aspirasinya dijadikan RS Darurat

Politisi PKB Jateng M Toha, Persilakan Rumah Aspirasinya dijadikan RS Darurat
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Mohammad Toha. (GoNews.co)
Rabu, 25 Maret 2020 13:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi PKB Mohamad Toha mempersilakan rumah aspirasinya untuk dijadikan rumah sakit darurat bagi pasien Corona Covid-19 di wilayah Sukoharjo, Surakarta, Boyolali, dan Klaten, Jawa Tengah.

"Bila RS di wilayah Solo Raya, yakni Surakarta, Klaten, Boyolali, dan Sukoharjo sudah tidak muat menampung pasien Corona, maka rumah aspirasi saya bisa dipakai menjadi semacam RS darurat. Silakan BPBD, dan pemerintah daerah setempat menggunakannnya," ujar Toha, dalam keterangan persnya, Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Toha menyampaikan, Dinas Kesehatan Kota (DKK) pada Selasa, 24 Maret 2020, kemarin, mengungkapkan jumlah kasus positif Covid-19 di Surakarta adalah 3 orang (satu orang meninggal). Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 4 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 mencapai 75 orang.

Jumlah ODP tersebut, ucap Toha, bisa saja bertambah mengingat banyak masyarakat yang belum sepenuhnya patuh terhadap imbauan Pemerintah untuk tetap di rumah dan menghindari kerumunan massal.

"Tentunya hati kita semua tergerak demi rasa kemanusiaan, saya mempersilakan Rumah Aspirasi DPR saya dijadikan RS Darurat apabila rumah sakit rujukan Covid-19 di Solo dan sekitarnya sudah tidak mampu menampung karena adanya lonjakan jumlah pasien," papar Toha.

Menurut Toha, rumah aspirasinya yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 2, Kertonatan, Kartasura, Sukoharjo, atau tepatnya 200 meter setelah pintu tol Kartasura, dapat menampung sekitar 40 pasien.

"Rumah aspirasi ini bisa dijadikan tempat isolasi dan penyembuhan darurat bagi pasien Corona," kata Toha, wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah V ini.

Anggota Komisi VI DPR ini pun mengimbau koleganya di DPR untuk juga menjadikan rumah aspirasi mereka sebagai RS darurat di masing-masing Dapilnya.

"Tunda dulu rapid test gratis bagi anggota DPR dan keluarganya. Lebih berguna bila semua rumah aspirasi anggota DPR menjadi RS darurat. Kita wajib memenangkan perang terhadap pandemi Corona ini," ucap Toha.

Mantan Wakil Bupati Sukoharjo inipun mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Surakarta dan pemda lainnya di Solo Raya yang sigap sesaat adanya pasien korban meninggal dunia Corona Covid-19 di RS Dr. Moewardi Surakarta.

"Apresiasi saya juga saya sampaikan terhadap petugas kesehatan yang selama ini menjadi pejuang terdepan demi sembuhnya pasien yang terjangkit virus Corona," pungkas Toha.***

wwwwww