Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
Politik
18 jam yang lalu
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
2
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
3
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
DPR RI
20 jam yang lalu
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
4
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
Olahraga
19 jam yang lalu
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
5
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Politik
20 jam yang lalu
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
6
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Home  /  Berita  /  Jawa Tengah

Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Batang

Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Batang
Ilustrasi.(Istimewa)
Kamis, 26 Maret 2020 15:54 WIB
BATANG - Kepolisian RI mengonfirmasi bahwa Detasemen Khusus 88 menembak mati seorang terduga teroris berinisial MT di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2020).

"‎Ya, betul ada kegiatan dari Densus 88 di Batang, Jawa Tengah," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dihubungi kantor berita Antara.

Argo menjelaskan bahwa operasi ini digelar di Kecamatan Subah, Batang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, petugas terpaksa menembak MT karena berusaha melawan menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap.

Setelah operasi tersebut, petugas membawa jenazah MT ke Rumah Sakit Bhayangkara di Semarang, Jawa Tengah, untuk keperluan autopsi.

Argo mengatakan bahwa dalam operasi tersebut, Densus 88 juga menangkap dua orang yang diduga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan MT, yaitu SW dan RY.

Setelah operasi tersebut, tim Densus 88 membawa kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut untuk pengembangan kasus.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww