Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
21 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
20 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  Jawa Tengah

Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Batang

Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Batang
Ilustrasi.(Istimewa)
Kamis, 26 Maret 2020 15:54 WIB
BATANG - Kepolisian RI mengonfirmasi bahwa Detasemen Khusus 88 menembak mati seorang terduga teroris berinisial MT di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2020).

"‎Ya, betul ada kegiatan dari Densus 88 di Batang, Jawa Tengah," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dihubungi kantor berita Antara.

Argo menjelaskan bahwa operasi ini digelar di Kecamatan Subah, Batang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, petugas terpaksa menembak MT karena berusaha melawan menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap.

Setelah operasi tersebut, petugas membawa jenazah MT ke Rumah Sakit Bhayangkara di Semarang, Jawa Tengah, untuk keperluan autopsi.

Argo mengatakan bahwa dalam operasi tersebut, Densus 88 juga menangkap dua orang yang diduga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan MT, yaitu SW dan RY.

Setelah operasi tersebut, tim Densus 88 membawa kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut untuk pengembangan kasus.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta, Jawa Tengah

wwwwww