Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

Perawat Bunuh Diri karena Takut Tularkan Corona

Perawat Bunuh Diri karena Takut Tularkan Corona
Perawat penanganan Corona dengan setelah lengkap. (Ilustrasi: Reuters)
Jum'at, 27 Maret 2020 10:50 WIB
JAKARTA - Federasi Nasional Perawat Italia mengonfirmasi insiden bunuh diri salah satu perawat di Italia di tengah pandemi Covid 19/Corona. Perawat bernama Daniela Trezzi (34) itu, dikabarkan terinfeksi Corona dan takut menularkannya pada orang lain.

"Dia merasa stres berat karena takut menginfeksi orang lain," bunyi pernyataan federasi tersebut, seperti dikutip dari Fox News, Jumat (27/3/2020).

Italia, adalah dua negara dengan kematian terbanyak di dunia akibat Covid-19. Dan Daniela Trezzi adalah salah satu perawat yang menangani pasien yang dikarantina dengan gejala terpapar COVID-19/Corona.

Trezzi di rumah sakit sejak 10 Maret. Hal itu disampaikan manajer umum rumah sakitnya, Mario Alparone, kepada Federasi Nasional Perawat Italia.

"Perawat tidak pernah meninggalkan siapa pun sendirian, bahkan dengan risiko—dan itu terbukti—dalam hidup seseorang," kata federasi tersebut.

Di Italia, 33 dokter telah meninggal meskipun tidak jelas apakah itu terkait langsung dengan wabah Corona atau tidak.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww