Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
15 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
17 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
22 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
23 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Bamsoet Desak Pemerintah Realisasikan Pembebasan dan Diskon Pembayaran Listrik

Bamsoet Desak Pemerintah Realisasikan Pembebasan dan Diskon Pembayaran Listrik
Ilustrasi. (Net)
Rabu, 01 April 2020 17:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendesak pemerintah agar segera merealisasikan rencana pembebasan pembayaran tarif listrik bagi pelanggan 50 VA dan diskon tarif 50 % bagi pelanggan listrik 900 VA selama tiga bulan kedepan.

Hal itu diungkapkan Bamsoet, merespon pidato Presiden Jokowi dalam konfrensi pers penangan Covid-19 di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020) kemarin.

"Kamai sangat mendukung kebijakan yang diambil pemerintah tersebut. Karena langkah ini kami anggap sangat tepat sasaran untuk meringankan beban rakyat kurang mampu, pekerja tidak tetap dan yang berpenghasilan pas-pasan," ujar Bamsoet, Rabu (1/4/2020).

Untuk itu, Ia mendorong Pemerintah Pusat memastikan kebijakan menggratiskan tarif listrik golongan 450 volt dan memberikan diskon 50% untuk golongan 900 Volt, dapat tercapai dan tepat sasaran.

"Pemerintah harus memberikan penjelasan skema keringanan tarif listrik tersebut kepada masyarakat khusus yang menggunakan Token Listrik, ini mengacu pada bahasan di Remote Desktop Protocol/RDP dan basis konsumsi perbulannya," tukasnya.

Selain itu kata Dia, Pemerintah juga perlu mengeluarkan kebijakan yang dapat memberikan kemudahan bagi rakyat yang kurang mampu untuk mendapatkan kebutuhan pangan dan sembako selama kewajiban untuk berdiam diri dirumah.

"Pemerintah wajib dan harus konsisten dengan kebijakan yang diambil, dan tagihan listrik tersebut nantinya jangan sampai diakumulasikan jika situasi sudah pulih dari ancaman penyebaran virus Covid-19," pungkasnya.***


wwwwww