Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
22 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Meski Kecewa, Sekulic Masih Berpikir Jernih

Meski Kecewa, Sekulic Masih Berpikir Jernih
Sabtu, 04 April 2020 00:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANJARMASIN - Seiring pandemi virus Corona atau Covid 19 membuat PSSI secara resmi menunda Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 sejak Maret hingga Juni dengan status force majeure. Tidak itu saja, jika kondisi tidak kunjung membaik, tidak menutup kemungkinan kompetisi musim ini dihentikan permanen.

Kondisi ini membuat salah satu legiun asing Barito Putera Danilo Sekulic, hanya bisa pasrah. Meskipun cukup merugikan pemain, namun pemain asal Serbia ini memilih mengambil sisi positif atas kebijakan tersebut. 

“Sangat disayangkan kompetisi harus ditunda karena cukup merugikan pemain. Karena kondisi fisik yang telah kita bangun seiring berjalannya Liga harus berhenti. Saya pun tak bisa pulang ke Serbia karena perbatasan sudah ditutup artinya saya tetap menunggu di Banjarmasin bersama keluarga dan berlatih sendiri,” ujarnya.

Meski kecewa, namun Sekulic masih berpikiran jernih. Menurutnya, di tengah masa sulit seiring mewabahnya virus corona, hanya kesehatanlah  yang menjadi prioritas utama. Ia berharap Liga 1 dapat dimulai lagi nanti dan tidak ada pembatalan secara permanen.

"Kesehatan kita dan warga Indonesia ialah yang utama untuk saat ini. Saya selalu berdoa agar semua ini cepat berlalu dan tidak banyak lagi orang yang menderita virus ini. Semoga Liga dapat berjalan di bulan Juli nanti," harapnya.

Barito Putera sendiri telah meliburkan para pemain hingga waktu yang belum ditentukan menyusul ditundanya kompetisi Liga 1 oleh PSSI. Awalnya, para pemain diberi jatah libur hingga akhir Maret 2020. Namun, jatah libur itu diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan.  ***

wwwwww