Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
18 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
20 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
23 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
4
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
13 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
5
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
21 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

NasDem ke Luhut Binsar Panjaitan: Tolong Jangan Sering Bikin Informasi Menyesatkan

NasDem ke Luhut Binsar Panjaitan: Tolong Jangan Sering Bikin Informasi Menyesatkan
Senin, 06 April 2020 13:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pernyataan-pernyataan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dinilai membuat masyarakat tidak tenang.

Para pembantu presiden pun diminta untuk mengedepankan bagaimana memerangi wabah virus korona (COVID-19) dan meninggalkan kepentingan politik.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni, menyikapi kondisi perkembangan penanganan wabah Covid-19 saat ini.

"Saya ingin sekali melihat masyarakat nyaman dan damai dalam wabah ini. Pemerintah harus bisa berikan informasi dan himbauan yang mudah dicerna oleh masyarakat luas," kata Ahmad Sahroni kepada bukamata.co Senin siang, (6/3/2020) melalui pesan dalam jaringannya.

Soal pernyataan LBP yang menyatakan bahwa cuaca di Indonesia yang tropis bisa membunuh virus corona. Dikatakan Ahmad Sahroni bisa saja pernyataan Luhut tersebut benar. Karena kata Ahmad Sahroni, LBP yang seorang Menko mungkin punya data yang akurat soal COVID-19 ini.

"Pak LBP mungkin punya data yang valid bahwa April akan mati wabah Corona-19 tersebut kita tunggu saja mungkin demikian. Semoga kedepan keinginan Pak LBP demikian," tandasnya.

Kalau tidak benar, lanjutnya maka LBP memberikan informasi yang tidak baik bagi masyarakat dan sangat merugikan seluruh rakyat dan menyesatkan.

Menurut Ahmad Sahroni seharusnya para pembantu-pembantu presiden kompak untuk lebih fokus bagaimana wabah korona ini cepat teratasi. Dan membuang jauh dari kepentingan-kepentingan politik maupun bisnis.

Misalnya kata Ahmad Sharoni, pemerintah telah menyiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat terhadap merebaknya wabah virus corona ini.

“Pemerintah juga harus segera siapkan APD dan alat kesehatan lainnya karena semua itu paling urgent dari hal-hal yang lain. Mari bersama sama selamatkan jiwa manusia kedepan untuk tidak mati sia sia. Jangan menyalahkan satu sama lainnya,” jelasnya.

“Mari duduk bersama untuk memerangi wabah yang mendunia ini. Para dokter dan suster harus semangat dan teruslah membantu pasien yang ada,” pungkasnya.***


wwwwww