Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Aji Santoso: Kami Tak Masalah Terima Gaji 25 Persen

Aji Santoso: Kami Tak Masalah Terima Gaji 25 Persen
Selasa, 07 April 2020 23:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA : Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso sudah tidak mempermasalahkan pihak Manajemen Persebaya membayar gaji bulan Maret hingga Juni 2020 sebesar 25 persen dari gaji semula. Apalagi, Kompetisi Sepakbola Liga 1 terhenti hingga 29 Mei 2020 akibat pandemi virus Corona atau Covid 19 yang  melanda dunia termasuk Indonesia.

Aji memaklumi jika kondisi yang kurang kondusif seperti ini juga berpengaruh terhadap pemasukan klub. Apalagi besaran gaji tersebut telah diatur dalam surat keputusan PSSI soal penundaan kompetisi. 

“Gaji sudah berjalan 25 persen dan kami semua sudah tidak mempermasalahkan. Kami bisa memahami situasi karena ini memang force majeur jadi tidak ada masalah dengan besaran gaji tersebut,” kata Aji.

Aji mengingatkan bahwa yang terpenting sebagai pemain sepak bola profesional adalah bagaimana pemain bisa bersikap profesional dengan menjaga kebugaran selama liburan. Kondisi pandemi seperti saat ini tidak bisa dijadikan alasan untuk bersantai-santai di rumah.

Walaupun memang ada himbauan untuk melakukan physical distancing, para pemain tetap harus menjaga kebugarannya dengan melakukan latihan mandiri di rumah. 

Secara kesadaran pribadi pemain harus melakukan hal tersebut dan hal yang penting ketika kompetisi kembali digelar, Irfan Jaya dkk dalam kondisi siap.

“Saat ini tugas utama kita untuk menjaga kondisi masing-masing selama libur. Mereka pemain profesional harus pandai-pandai mengatur diri termasuk latihan di masa libur,” tandasnya. ***

wwwwww