Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Titus Bonai Tak Sabar Ingin Kembali Merumput

Titus Bonai Tak Sabar Ingin Kembali Merumput
Selasa, 07 April 2020 21:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Penggawa Borneo FC Samarinda, Titus "Tibo" Bonai tak tahan berlama-lama menjalani aktivitas di rumah. Dia mengaku sudah tak sabar ingin segera merumput kembali pada Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020.

Ya, Liga 1 memang dihentikan sementara waktu lantaran penyebaran virus corona. Sebelum jeda, Bonai dkk sukses meraup dua kemenangan beruntun. Mengalahkan Persipura Jayapura dua gol tanpa balasa dan Persela Lamongan 2-1.

"Kesibukan sekarang latihan mandiri. Rasanya tentu berbeda berlatih dengan tim. Bikin jenuh kalau individu," tutur Tibo, sapaannya.

Dalam kondisi on fire, penghentian kompetisi dianggap merugikan. Tak hanya itu, seluruh pemain mulai kompak dan solid dengan skema yang diinginkan pelatih Edson Tavares. Praktis terhentinya liga membuat program yang sudah dijalankan mesti kembali dari awal.

"Situasi yang sama saya pikir untuk tim yang berada di papan atas. Ambil hikmahnya saja," imbuhnya.

Meski amat dirugikan, Tibo menganggap penghentian liga tepat. Sebab keamanan dan keselamatan adalah yang paling penting.

"Saya hanya berharap kondisi kelam seperti ini segera berakhir," harapnya.

Kendati demikian, Tibo bersyukur bisa lebih dekat dengan keluarga. Selama kompetisi dihentikan, dia bisa pulang ke Jayapura bertemu anak dan istri. "Hikmahnya punya banyak waktu bersama. Tapi tetap saja rindu segera latihan bersama dan bertanding," pungkasnya. ***

wwwwww