Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
15 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
13 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
16 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
5
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
13 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
6
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
16 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Titus Bonai Tak Sabar Ingin Kembali Merumput

Titus Bonai Tak Sabar Ingin Kembali Merumput
Selasa, 07 April 2020 21:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Penggawa Borneo FC Samarinda, Titus "Tibo" Bonai tak tahan berlama-lama menjalani aktivitas di rumah. Dia mengaku sudah tak sabar ingin segera merumput kembali pada Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020.

Ya, Liga 1 memang dihentikan sementara waktu lantaran penyebaran virus corona. Sebelum jeda, Bonai dkk sukses meraup dua kemenangan beruntun. Mengalahkan Persipura Jayapura dua gol tanpa balasa dan Persela Lamongan 2-1.

"Kesibukan sekarang latihan mandiri. Rasanya tentu berbeda berlatih dengan tim. Bikin jenuh kalau individu," tutur Tibo, sapaannya.

Dalam kondisi on fire, penghentian kompetisi dianggap merugikan. Tak hanya itu, seluruh pemain mulai kompak dan solid dengan skema yang diinginkan pelatih Edson Tavares. Praktis terhentinya liga membuat program yang sudah dijalankan mesti kembali dari awal.

"Situasi yang sama saya pikir untuk tim yang berada di papan atas. Ambil hikmahnya saja," imbuhnya.

Meski amat dirugikan, Tibo menganggap penghentian liga tepat. Sebab keamanan dan keselamatan adalah yang paling penting.

"Saya hanya berharap kondisi kelam seperti ini segera berakhir," harapnya.

Kendati demikian, Tibo bersyukur bisa lebih dekat dengan keluarga. Selama kompetisi dihentikan, dia bisa pulang ke Jayapura bertemu anak dan istri. "Hikmahnya punya banyak waktu bersama. Tapi tetap saja rindu segera latihan bersama dan bertanding," pungkasnya. ***


wwwwww