Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Ekonomi

BAZNAS Beri Palatihan Strategis Jualan Online

BAZNAS Beri Palatihan Strategis Jualan Online
Foto: Ist./BAZNAS
Kamis, 16 April 2020 13:56 WIB
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Zakat Community Development memberikan pelatihan foto produk dan skill memperdalam pemasaran online untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Abepantai, Jayapura.

Pelatihan yang berlangsung Rabu (15/4/2020) itu, sebagai wujud pendampingan BAZNAS kepada para pelaku usaha mikro atau Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdampak pandemi Corona/Covid-19.

"Kebijakan pembatasan sosial atau social distancing membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas, termasuk sektor usaha, yang berdampak pada kondisi keuangan pelaku usaha mikro. Pemasaran secara online menjadi alternatif bagi para pelaku UKM untuk tetap menawarkan usahanya kepada konsumen," ujar Kepala Zakat Community Development (ZCD), Tatiek Kancaniati dalam pernyataan tertulis yang dikutip GoNews.co, Kamis (16/4/2020).

Para pelaku UKM, kata Tatiek, masih terbatas pengetahuannya untuk memasarkan produk usahanya melalui sistem online. Untuk itu, BAZNAS berperan untuk memberikan motivasi serta pendampingan kepada mereka terkait dengan metode dan strategi untuk pemasaran online.

"Dalam kondisi social distancing, pemasaran online sangat penting untuk tetap mendekat kepada konsumen dan menjaga penghasilan usaha para pelaku UKM," jelasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Papua, DKI Jakarta, Badminton, Ekonomi, PON
wwwwww