Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  SEA Games

Kulit 2 Dokter Menghitam Setelah Sembuh dari Covid-19

Kulit 2 Dokter Menghitam Setelah Sembuh dari Covid-19
Dua petugas medis merawat pasien virus corona. (republika.co.id)
Rabu, 22 April 2020 19:15 WIB
BEIJING - Yi Fan dan Hu Weifeng, dua dokter yang bertugas merawat para pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Pusat Wuhan, China, ikut tertular virus mematikan itu.

Beruntung kondisi keduanya membaik dan kini tengah menjalani perawatan pemulihan. Namun terjadi perubahan pada kondisi fisik mereka, kulitnya menghitam, diduga akibat kerusakan lever yang merupakan efek samping terinfeksi virus corona.

Dikutip dari Republika.co.id, keduanya didiagnosis positif terinfeksi virus corona tipe baru pada 18 Januari 2020. Mereka sampai harus bergantung pada alat bantuan hidup selama masa perawatan.

Yi Fan yang merupakan ahli jantung mulai pulih setelah menggunakan mesin pendukung kehidupan extracorporeal membrane oxygenation (ECMO) selama 39 hari. Alat itu memompa oksigen ke dalam darah di luar tubuh, menggantikan fungsi jantung dan paru-paru.

Hu Weifeng, seorang ahli urologi, mengalami kondisi lebih buruk dan hanya bisa terbaring di tempat tidur selama 99 hari. Mereka sempat bekerja sama dengan dr Li Wenliang, yang meninggal dunia karena Covid-19 pada 7 Februari.

Baik Yi maupun Hu kini kian pulih, tetapi kulit mereka menjadi gelap akibat perawatan. Dokter yang menangani mereka berdua, Li Shusheng, mencurigai penyebabnya adalah jenis obat yang digunakan pada tahap awal perawatan.

Li Shusheng tidak secara gamblang menyebutkan nama obat tersebut kepada media China. Para peneliti telah menemukan bahwa pasien Covid-19 mungkin berisiko mengalami sejumlah efek samping. Mekanisme dan tingkatannya masih belum jelas.

Faktor penyebab lain ialah ketidakseimbangan hormon karena lever kedua dokter itu terganggu. Li Shusheng berharap kulit Yi Fan maupun Hu Weifeng kembali seperti semula ketika lever mereka pulih dan berfungsi normal, dikutip dari laman Times Now News. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Basket, SEA Games
wwwwww