Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Nasional

Cegah 500 TKA China Masuk, Tim Gabungan Jaga Ketat Perbatasan Kendari

Cegah 500 TKA China Masuk, Tim Gabungan Jaga Ketat Perbatasan Kendari
Aparat gabungan berjaga di perbatasan Kota Kendari arah Bandara Halualeo, Ahad (3/5/2020) pagi. (sindonews.com)
Minggu, 03 Mei 2020 12:09 WIB
KENDARI - Tim gabungan menjaga ketat perbatasan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk mencegah masuknya 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang akan didatangkan pemerintah pusat.

Dikutip dari sindonews.com, pada Ahad (3/5/2020) pagi petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri dan Dishub serta Pol PP memperketat penjagaan perbatasan pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Haluoleo.

Penjagaan ini dilakukan pasca menguatnya kabar pemerintah pusat akan memasukkan 500 TKA asal China di wilayah Sulawesi Tenggara untuk bekerja pada salah satu pabrik pemurnian nikel di Morosi, Konawe, Sulteng.

Satu persatu kendaraan yang lewat di perbatasan diperiksa petugas TNI - Polri dan Dinas Perhubungan Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, dirinya menolak tegas rencana kedatangan ratusan TKA asal China di tengah pandemi Covid-19.

''Hal ini berdasarkan desakan dari masyarakat Kota Kendari yang resah dengan kehadiran warga asal China tersebut, di mana virus corona pertama kali muncul dari negara asal para TKA ini,'' ujar Sulkarnain, Ahad pagi.

''Kita minta agar pemerintah pusat segera menunda pengiriman ratusan tenaga kerja asing ke wilayah Sulawesi Tenggara hingga situasi benar-benar aman dari penyebaran virus corona yang saat ini jumlahnya semakin meningkat setiap harinya,'' tambahnya.

Gubernur dan Ketua DPRD Sultra pun menolak keras kedatangan ratusan TKA yang direncanakan akan masuk pada bulan Mei ini. Pemerintah Provinsi Sultra meminta pemerintah pusat menunda kedatangan TKA sampai situasi kembali normal.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Olympic, Nasional
wwwwww