Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
19 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
11 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
18 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
19 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
13 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
20 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Tujuh Orang Satu Keluarga Positif Corona Gara-gara Undangan Makan Kapurung

Tujuh Orang Satu Keluarga Positif Corona Gara-gara Undangan Makan Kapurung
Ilustrasi virus corona. (int)
Minggu, 03 Mei 2020 13:33 WIB
PAREPARE - Tujuh orang satu keluarga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari Kompas.com, terinfeksinya satu keluarga itu bermula saat AM mengundang enam kerabatnya makan kapurung bersama di Perumahan Lompoe Mas, Kota Parepare.

Kapurung adalah makanan tradisional khas Luwu Raya dengan bahan dasar tepung sagu dan sayur. Kasus ini pun dinamakan klaster Kapurung.

Namun, ternyata AM positif Covid-19. Bermula dari AM, keenam kerabatnya juga dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Sekretaris Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, Iwan Asaad menjelaskan, meski satu keluarga, mereka tidak tinggal satu rumah.

Dari 7 warga, 5 orang tinggal di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki. Sedangkan dua orang lainnya di Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Parepare. 

Ketujuh orang tersebut kini ditangani di rumah sakit yang berbeda.

Sebanyak 6 orang dirawat di RSUD Andi Makkasau, dan 1 orang di RS Sumantri Parepare.

Akibat kasus ini, warga di Perumahan Lompoe Mas, Kota Parepare, terpaksa harus menjalani karantina selama 14 hari.

Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengimbau warga mewaspadai penyebaran virus corona.

Salah satunya dengan tidak mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

''Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perkumpulan dan membuat keramaian, karena pasien positif di Parepare adalah transmisi lokal alias sesama warga Kota Parepare,'' katanya dikutip dari Tribun-timur, Ahad (3/5/2020).***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Kesehatan

wwwwww