Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
13 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
12 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Kriminal

MKD soal Video Najwa Shihab

MKD soal Video Najwa Shihab
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. (Foto: Zul/GoNews.co)
Senin, 04 Mei 2020 06:01 WIB
JAKARTA - Wakil ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menanggapi video Najwa Shihab terkait peran DPR dalam penanggulangan Pandemi Corona/Covid-19. DPR dinilai Najwa tak menjadikan penanggulangan pandemi sebagai agenda prioritas.

Kepada wartawan, Senin (4/5/2020), Saleh menyatakan, Najwa harus tahu bahwa seluruh anggota DPR tidak tinggal diam dalam menghadapi Corona. "Setahu saya, semuanya berkontribusi,".

"Fraksi-fraksi memotong gaji anggotanya untuk disumbangkan ke masyarakat lewat partai. Selain itu, masing-masing anggota juga berbuat dan berbagi dengan masyarakat," kata Saleh.

Wakil ketua fraksi PAN DPR RI ini menegaskan, DPR tetap menjadikan masalah covid-19 sebagai prioritas. Semua komisi dan alat kelengkapan dewan berkontribusi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Aktivitas rapat selalu dilakukan..

"Jika yang hadir dinilai sedikit, itu karena memang tuntutan kebjakan PSBB. Tetapi, kehadiran rapat virtual selalu melebihi batas quorum yang ditetapkan," kata Saleh..

"Di tempat saya, di komisi IX," lanjut Saleh, semua perhatian tertuju pada Covid-19. "Kita membahas semua masalah yang ada. Masker, APD, handsanitizer, alkes, kesehatan tenaga medis, faskes, PHK, PMI, pengangguran, dan banyak lagi. Silahkan ditanya kepada semua mitra kami,".

"Apa itu masih dianggap tidak menjadikan covid-19 sebagai prioritas?" tandas Saleh.

Seperti diketahui, dalam video yang beredar, wartawan senior Najwa Shihab juga menyoroti soal pembahasan RUU kontroversial di tengah pandemi. RUU Ciptaker, salah satu yang disebut Najwa.

Khusus mengenai pembahasan RUU Ciptaker, Saleh menegaskan bahwa jejak daring dirinya akan membuktikan bahwa Ia termasuk penimbang serius suara rakyat.

"Kenapa Najwa tidak menggugat pemerintah? Bukankah kalau mau singkat, pemerintah yang mencabut dan meminta penundaan pembahasan? Kenapa malah DPR yang disalahkan? Padahal, belum tentu semua fraksi akan menyetujuinya," kata Saleh.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional
wwwwww