Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
15 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Basket

Jenazah Muslimah Dikremasi Secara Hindu di India, Ini Alasan Keluarganya

Jenazah Muslimah Dikremasi Secara Hindu di India, Ini Alasan Keluarganya
Ilustrasi prosesi kremasi jenazah di India. (republika.co.id)
Sabtu, 09 Mei 2020 09:27 WIB
BITHMARA - Peristiwa unik terjadi di Desa Bithmara, salah satu desa di India, pada Jumat (8/5). Jenazah seorang Muslimah bernama Phul Devi, dikremasi secara Hindu.

Dilansir di Hindustan Times, Sabtu (9/5), pihak keluarga yang juga beragama Islam, Majid Khan, mengatakan bahwa Phuli termasuk dalam komunitas Kasta Terdaftar sebelum leluhur mereka memeluk Islam pada pemerintahan Mughal.

''Tidak ada tekanan pada kami atau ketegangan di desa. Kami mendapat dukungan penuh dari penduduk desa ketika kami memutuskan untuk mengkremasi Phuli,'' kata Khan. 

Putra almarhum Satbir Singh mengatakan bahwa sebelumnya keluarga mereka biasanya mengikuti aturan pemakaman. Sejak lama mereka tinggal bersama keluarga Hindu dan berusaha menjaga persaudaraan, salah satu bentuknya adalah dengan ritual prosesi pemakaman jenazah yang mengikuti tradisi agama Hindu.

''Sejak awal, kami telah tinggal bersama keluarga Hindu di desa dan menjaga persaudaraan dan kedamaian dengan mereka. Mengremasi ibuku sesuai ritual Hindu adalah keputusan kami dan kami juga mendapat dukungan dari orang lain. Tidak ada seorang pun dari komunitas mana pun yang mengancam kami untuk melakukannya dan langkah itu diambil tanpa tekanan dari luar,'' tambah Singh.

Wakil Komisaris Hisar Priyanka Soni mengatakan, ritual penghormatan terakhir kepada jenazah Phuli Devi dilakukan sesuai dengan ritual Hindu. Tidak ada tekanan pada keluarga almarhum.

''Ada keharmonisan di desa ini,'' pungkasnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Olympic, PON, Basket
wwwwww