Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
Peristiwa
21 jam yang lalu
Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
2
Bamsoet: Sektor Pariwisata Akan Pulih dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
Politik
22 jam yang lalu
Bamsoet: Sektor Pariwisata Akan Pulih dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
3
Sebelum Kader IMM Bergerak, Ade Armando Diminta Segera Minta Maaf ke Din Syamsuddin
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sebelum Kader IMM Bergerak, Ade Armando Diminta Segera Minta Maaf ke Din Syamsuddin
4
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
5
Tahun Ajaran Baru, DPR Dukung Pembelajaran Tetap Jarak Jauh
Politik
22 jam yang lalu
Tahun Ajaran Baru, DPR Dukung Pembelajaran Tetap Jarak Jauh
6
Fauzi Amro Desak Aparat Penegak Hukum Bongkar Mafia Testil di Bea Cukai
Politik
22 jam yang lalu
Fauzi Amro Desak Aparat Penegak Hukum Bongkar Mafia Testil di Bea Cukai
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Orangtua Kaget Putrinya Berusia 12 Tahun Hamil 8 Bulan, Pelakunya Ternyata . . . .

Orangtua Kaget Putrinya Berusia 12 Tahun Hamil 8 Bulan, Pelakunya Ternyata . . . .
Pelaku pemerkosaan terhadap keponakannya yang masih bocah di Blitar ditangkap polisi. (detik.com)
Sabtu, 09 Mei 2020 12:06 WIB
BLITAR - Seorang bocah berumur 12 tahun di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengalami syok setelah hamil dan keguguran saat kandungannya berusia delapan bulan.

Dikutip dari detikcom, bocah tersebut hamil setelah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pamannya.

Kebejatan sang paman baru terkuak ketika orangtua korban melihat perubahan tak lazim pada fisik putri kecilnya. Ternyata, bocah tersebut tengah hamil delapan bulan.

''Orangtuanya curiga dan memeriksakan ke bidan desa. Ternyata benar putri mereka hamil delapan bulan,'' kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Doni Kristian Baralangi saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/5/2020).

Pengakuan sang bocah membuat kedua orangtuanya terkejut. Terlebih karena dengan polosnya si anak bercerita, sang paman kerap menyetubuhinya ketika ia tertidur pulas. Begitu terbangun, sang paman selalu berjanji akan memberikan uang jajan.

Berdasarkan keterangan dari kedua orangtua korban, lanjut Doni, korban dulu sempat hidup serumah dengan pelaku. Karena kondisi perekonomian ibu bapaknya yang sulit, sehingga korban dititipkan ke pamannya. Bukannya menjaga, sang paman malah merusak keponakannya.

Mendengar cerita anaknya, orang tuanya langsung melapor ke polisi. MT (44) ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Warga Kecamatan Kademangan itu pun mengakui semua perbuatannya.

''Pelaku mengaku tiga kali menyetubuhi korban. Sejak September 2019 sampai ketahuan hamil itu,'' imbuhnya.

Karena korban masih di bawah umur, maka kasus ini ditangani PPA Polres Blitar. Pelaku akan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

''Korban saat ini kondisinya syok karena mengalami keguguran,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww