Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
15 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
2
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Kesehatan
24 jam yang lalu
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
3
Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
MPR RI
19 jam yang lalu
Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
4
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
Hukum
23 jam yang lalu
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
5
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Insiden SJY182
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Insiden SJY182
6
270 Pabrik di Karawang jadi Klaster Penyebaran Covid-19
Kesehatan
22 jam yang lalu
270 Pabrik di Karawang jadi Klaster Penyebaran Covid-19
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Orangtua Kaget Putrinya Berusia 12 Tahun Hamil 8 Bulan, Pelakunya Ternyata . . . .

Orangtua Kaget Putrinya Berusia 12 Tahun Hamil 8 Bulan, Pelakunya Ternyata . . . .
Pelaku pemerkosaan terhadap keponakannya yang masih bocah di Blitar ditangkap polisi. (detik.com)
Sabtu, 09 Mei 2020 12:06 WIB
BLITAR - Seorang bocah berumur 12 tahun di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengalami syok setelah hamil dan keguguran saat kandungannya berusia delapan bulan.

Dikutip dari detikcom, bocah tersebut hamil setelah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pamannya.

Kebejatan sang paman baru terkuak ketika orangtua korban melihat perubahan tak lazim pada fisik putri kecilnya. Ternyata, bocah tersebut tengah hamil delapan bulan.

''Orangtuanya curiga dan memeriksakan ke bidan desa. Ternyata benar putri mereka hamil delapan bulan,'' kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Doni Kristian Baralangi saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/5/2020).

Pengakuan sang bocah membuat kedua orangtuanya terkejut. Terlebih karena dengan polosnya si anak bercerita, sang paman kerap menyetubuhinya ketika ia tertidur pulas. Begitu terbangun, sang paman selalu berjanji akan memberikan uang jajan.

Berdasarkan keterangan dari kedua orangtua korban, lanjut Doni, korban dulu sempat hidup serumah dengan pelaku. Karena kondisi perekonomian ibu bapaknya yang sulit, sehingga korban dititipkan ke pamannya. Bukannya menjaga, sang paman malah merusak keponakannya.

Mendengar cerita anaknya, orang tuanya langsung melapor ke polisi. MT (44) ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Warga Kecamatan Kademangan itu pun mengakui semua perbuatannya.

''Pelaku mengaku tiga kali menyetubuhi korban. Sejak September 2019 sampai ketahuan hamil itu,'' imbuhnya.

Karena korban masih di bawah umur, maka kasus ini ditangani PPA Polres Blitar. Pelaku akan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

''Korban saat ini kondisinya syok karena mengalami keguguran,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa
wwwwww