Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
21 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
24 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
17 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
4
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
5
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
6
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
8 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Begini Kronologis Polisi Tembak Istrinya dan Anggota TNI dalam Kamar di Rumahnya

Begini Kronologis Polisi Tembak Istrinya dan Anggota TNI dalam Kamar di Rumahnya
Rumah anggota Polrestabes Makassar, Bripka H, dijaga ketat aparat Propam. (iNews)
Jum'at, 15 Mei 2020 12:54 WIB
MAKASSAR - Bripka H, anggota Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menembak istrinya dan prajurit TNI anggota Kodim 1425 Jeneponto, Kamis (14/5/2020) malam.

Dikutip dari iNews.id, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, penembakan itu bermula saat Bripka H pulang ke rumahnya di Kelurahan Empoang, Kecamatan Biramu, Kabupaten Jeneponto, Kamis malam.

Begitu sampai di rumah, dia curiga karena lampu rumah dalam keadaan mati dan terlihat motor trail parkir di depan rumah. Kemudian, dia diam-diam masuk ke dalam rumah dengan cara melompati pagar. Bripka H kemudian mendapati pintu rumahnya tidak terkunci.

Bripka H terus menuju ke kamar dan membuka tirai. Saat itu dia sangat kaget dan marah, karena mendapati istrinya, Hn, sedang berhubungan badan dengan prajurit TNI, Serda Hsd.

Seketika itu juga Bripka H melepaskan tembakan peringatan.

Begitu mendengar tembakan tersebut, istrinya dan Serda Hsd langsung berusaha merebut senjata api yang dipegang oleh Bripka H. Saat terjadi perebutan itu, H melepaskan tembakan, mengenai paha sang istri.

Sedangkan Serda Hsd mengalami luka tembak sebanyak tiga kali, yakni di bagian lutut kanan dan kiri serta dada kanannya.

Hingga kini kasus tersebut masih didalami tim gabungan dari TNI dan Polri.

Anggota TNI Meninggal

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota polisi menembak istrinya dan seorang personel TNI anggota Kodim Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (14/5/2020).

Dikutip dari detikcom, anggota TNI yang ditembak tersebut dikabarkan meninggal dunia Jumat pagi.

''Iya ada insiden itu,'' kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo, saat dimintai konfirmasi, Jumat (15/5/2020).

Namun Ibrahim mengaku belum bisa menjelaskan kronologi kejadian itu.

''Tapi kami belum bisa menjelaskan kronologinya demi menjaga kepekaan antarinstitusi,'' ujarnya.

Ibrahim membenarkan bahwa anggota TNI yang ditembak itu meninggal dunia Jumat pagi. ''Iya korban meninggal tadi pagi,'' tuturnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id dan detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww