Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
24 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  PON

Hiruk Pikuk Pernikahan Dini di Tengah Pandemi

Hiruk Pikuk Pernikahan Dini di Tengah Pandemi
Tangkapan layar video 'Adhiguna dan Sabrina E1: Dilema Menikah saat SMA' yang dilengkapi tagar #duaragasatujiwa dan #nikahmuda. (Gambar: YouTube)
Jum'at, 15 Mei 2020 23:08 WIB
JAKARTA - Jagat dunia maya nasional diramaikan dengan perbincangan mengenai pernikahan dini. Mulanya, adalah video kisah pernikahan dini di akun youtube Adhiguna dan Sabrina, yang diunggah pada 26 April 2020, saat Indonesia dilanda pandemi.

Video itu berjudul 'Adhiguna dan Sabrina E1: Dilema Menikah saat SMA'. Tagar #duaragasatujiwa dan #nikahmuda, melengkapi video berdurasi 9.54 menit itu. Video itu adalah video pertama dari 3 serial video kisah cinta Adhiguna dan Sabrina yang kemudian jadi trending.

Video pertamanya saja, per Jumat (15/5/2020) telah ditonton sebanyak 585.797 kali, dengan komentar penonton mencapai 1,4 ribu. Tak heran, viralitasnya berbuntut munculnya kata '16 tahun'. Artikel Line bahkan menyebut, cibiran video ini karena anggapan adanya kampanye untuk menikah dini.

Untuk diketahui, isu 'pernikahan dini' dan 'pandemi' memang saling terkait saat ini. Lembaga amal World Vision, menyebut ada potensi pernikahan dini dialami oleh sekitar 4 juta gadis di seluruh dunia lantaran meningkatnya angka kemiskinan akibat pandemi Corona/Covid-19.

"Ketika Anda berada dalam masa krisis seperti perang, bencana alam atau pandemi, tingkat pernikahan anak selalu meningkat," kata Ahli Pernikahan Anak di World Vision, Erica Hall, dikutip dari Reuters, Jumat (15/5/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, PON
wwwwww