Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Para Napi Nangis dan Ucapkan Takbir saat Habib Bahar Dibebaskan dari Lapas Cibinong

Para Napi Nangis dan Ucapkan Takbir saat Habib Bahar Dibebaskan dari Lapas Cibinong
Sabtu, 16 Mei 2020 21:41 WIB
JAKARTA - Gema takbir menggelora dari para napi saat Pengasuh Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Habib Bahar bin Smith, menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Habib Bahar resmi bebas pada Sabtu (16/5/2020) pukul 16.00 WIB.

Pengacara Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar menjelaskan, kliennya telah menjalani masa hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

"Alhamdulillah, beliau sudah menjalani sesuai ketentuan yang berlaku. Saat bebas, beliau diiringi isak tangis para napi yang selama ini menjadi muridnya," ungkap Aziz seperti dilansir GoNews.co dari Suara Islam Online, Sabtu (16/5/2020).

Kepada napi yang masih mendekam dipenjara, Habib Bahar berpesan agar para muridnya itu selalu memperbaiki diri menjadi lebih baik.

"Habib Bahar berpesan agar mereka tetap dalam ketaatan, jangan meninggalkan shalat, selalu mengaji, selalu intropeksi diri, jangan narkoba, selalu berbuat baik terhadap sesama, dan tetap berjuang dengan mengikuti komando ulama," ujar Aziz.

Selain itu, kata Aziz, yang lebih haru adalah kesedihan para napi mualaf, mereka masuk Islam setelah didakwahi oleh Habib Bahar.

"Ada beberapa mualaf yang dingatkan untuk tetap istiqamah dalam keislaman dan mereka menangis. Insya Allah kata Habib Bahar nanti diluar agar ketemu lagi, yang penting tetap istiqamah dalam keislaman," tandasnya.

Seperti diketahui, Habib Bahar divonis tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta, subsider satu bulan kurungan penjara. Putusan dibacakan dalam sidang vonis kasus penganiayaan terhadap dua orang Habib palsu di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, Selasa 9 Juli 2019.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww