Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
19 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
21 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
3
Dua Petani di Poso Tewas Tertembak, Komisi III DPR Desak Polri Segera Mengusut Tuntas
Hukum
23 jam yang lalu
Dua Petani di Poso Tewas Tertembak, Komisi III DPR Desak Polri Segera Mengusut Tuntas
4
Sedang Berlangsung, Gubernur Anies Umumkan Kelanjutan status PSBB di DKI Jakarta
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Sedang Berlangsung, Gubernur Anies Umumkan Kelanjutan status PSBB di DKI Jakarta
5
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
Peristiwa
23 jam yang lalu
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
6
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Peristiwa
23 jam yang lalu
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Godok Pelonggaran PSBB, Jokowi Ajak Masyarakat Bersiap Hidup dengan Corona

Godok Pelonggaran PSBB, Jokowi Ajak Masyarakat Bersiap Hidup dengan Corona
Senin, 18 Mei 2020 14:18 WIB
JAKARTA - Presiden Jokowi baru saja menggelar rapat terbatas tentang penanganan Covid-19 bersama sejumlah menterinya secara virtual, Senin (18/5). Dalam rapat ini, Jokowi membahas soal rencana pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan tahapan normal baru atau New Normal.

Menko PMK Muhadjir Effendy menjelaskan, rencana pelonggaran dibahas demi melindungi ekonomi masyarakat.

"Rapat kali ini difokuskan kepada upaya kita untuk mengurangi Pembatasan Sosial dalam rangka meningkatkan atau memulihkan produktivitas," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers usai rapat terbatas.

Namun, Muhadjir menegaskan, meski ada rencana pelonggaran PSBB, pemerintah akan terus berupaya untuk mengendalikan Covid-19 sampai vaksin akhirnya ditemukan.

Maka dari itu, sebagai bagian dari adaptasi terhadap Covid-19, Presiden Jokowi, kata Muhadjir, mengajak masyarakat untuk bersiap hidup berdampingan dengan virus corona. Tatanan baru hidup dengan virus corona ini seringkali disebut dengan istilah new normal. "Presiden menekankan pentingnya bersiap siaga untuk menghadapi era normal baru, kehidupan normal baru," kata Muhadjir usai ratas berlangsung dalam keterangan persnya.

"Di mana kita akan berada dalam situasi yang beda dengan normal sebelumnya. Yaitu, suasana di mana lingkungan kita sama-sama (hidup) dengan Covid-19 ini," tambahnya.

Presiden Jokowi sebelumnya sudah pernah menyinggung soal istilah new normal. Menurutnya, dengan fakta bahwa vaksin corona belum ditemukan, maka warga Indonesia harus beradaptasi dan hidup berdampingan dengan virus corona melalui sebuah tatanan baru yang disebut dengan new normal.

Kembali produktif dengan melakukan berbagai aktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, inilah yang dimaksud Jokowi dengan new normal.

"Kehidupan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru. Tapi kehidupan yang berbeda itu bukan kehidupan yang penuh pesimisme atau ketakutan," ujar Jokowi dalam keterangan pers yang disampaikan melalui video, Jumat (15/5).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww