Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Godok Pelonggaran PSBB, Jokowi Ajak Masyarakat Bersiap Hidup dengan Corona

Godok Pelonggaran PSBB, Jokowi Ajak Masyarakat Bersiap Hidup dengan Corona
Senin, 18 Mei 2020 14:18 WIB
JAKARTA - Presiden Jokowi baru saja menggelar rapat terbatas tentang penanganan Covid-19 bersama sejumlah menterinya secara virtual, Senin (18/5). Dalam rapat ini, Jokowi membahas soal rencana pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan tahapan normal baru atau New Normal.

Menko PMK Muhadjir Effendy menjelaskan, rencana pelonggaran dibahas demi melindungi ekonomi masyarakat.

"Rapat kali ini difokuskan kepada upaya kita untuk mengurangi Pembatasan Sosial dalam rangka meningkatkan atau memulihkan produktivitas," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers usai rapat terbatas.

Namun, Muhadjir menegaskan, meski ada rencana pelonggaran PSBB, pemerintah akan terus berupaya untuk mengendalikan Covid-19 sampai vaksin akhirnya ditemukan.

Maka dari itu, sebagai bagian dari adaptasi terhadap Covid-19, Presiden Jokowi, kata Muhadjir, mengajak masyarakat untuk bersiap hidup berdampingan dengan virus corona. Tatanan baru hidup dengan virus corona ini seringkali disebut dengan istilah new normal. "Presiden menekankan pentingnya bersiap siaga untuk menghadapi era normal baru, kehidupan normal baru," kata Muhadjir usai ratas berlangsung dalam keterangan persnya.

"Di mana kita akan berada dalam situasi yang beda dengan normal sebelumnya. Yaitu, suasana di mana lingkungan kita sama-sama (hidup) dengan Covid-19 ini," tambahnya.

Presiden Jokowi sebelumnya sudah pernah menyinggung soal istilah new normal. Menurutnya, dengan fakta bahwa vaksin corona belum ditemukan, maka warga Indonesia harus beradaptasi dan hidup berdampingan dengan virus corona melalui sebuah tatanan baru yang disebut dengan new normal.

Kembali produktif dengan melakukan berbagai aktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, inilah yang dimaksud Jokowi dengan new normal.

"Kehidupan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru. Tapi kehidupan yang berbeda itu bukan kehidupan yang penuh pesimisme atau ketakutan," ujar Jokowi dalam keterangan pers yang disampaikan melalui video, Jumat (15/5).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Olympic, Voli, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww