Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
22 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
2
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
DPR RI
21 jam yang lalu
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
3
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
14 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
4
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
DPR RI
21 jam yang lalu
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
5
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
DPD RI
16 jam yang lalu
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
6
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Peristiwa
14 jam yang lalu
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Kominfo Dorong Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Hadapi 'New Normal'

Kominfo Dorong Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Hadapi New Normal
Ilustrasi tatanan kehidupan baru. (Ist.)
Jum'at, 22 Mei 2020 18:10 WIB
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkoordinasi dengan penyelenggara seluler untuk melakukan upaya perbaikan atau meningkatkan kapasitas jaringan telekomunikasi di wilayah yang layaran jaringannya masih kurang baik.

Hal tersebut dilakukan guna mendorong Indonesia memasuki new normal. Menurut Menkominfo Johnny G. Plate, Covid-19 telah mengubah kebiasaan-kebiasaan masyarakat secara drastis, seperti interaksi fisik atau tatap muka di dunia nyata yang berpindah ke dunia virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.

"Kami juga melihat terjadinya percepatan transisi ke ranah digital seperti meningkatkan ecommerce, meningkatnya penggunaan uang elektronik dalam transaksi ekonomi serta penggunaan tanda tangan digital di ranah hukum," ujar Johnny menjelaskan hasil pemantauan pihaknya terhadap kualitas layanan telekomunikasi selama Pandemi.

Setelah pandemi ini berlalu, kata Johnny, kebiasaan-kebiasaan tersebut akan terus terbawa sebagai langkah preventif terhadap penyebaran virus di kehidupan sehari-hari dan kita akan memasuki fase new normal.

"New normal adalah kebiasaan-kebiasaan baru yang muncul sejak fase Pandemi Covid-19 dan menjadi kenormalan baru pasca pandemi," kata dia dalam lansiran tempo, Jumat (22/5/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww