Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
2
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
3
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
4
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Badminton

DKI Tolak Ribuan Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

DKI Tolak Ribuan Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta
Surat Permohonan Izin Keluar Masuk (SKIM) Jakarta. (Gambar: Ist.)
Sabtu, 23 Mei 2020 12:39 WIB
JAKARTA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta menolak 2002 permohonan SIKM (Surat Izin Keluar Masuk).

Kepala Dinas PTSP Benni Aguscandra dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2020) menyatakan, DKI memang memproses permohonan sebanyak 3.475 permohonan.

"397 permohonan dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) dapat diterbitkan secara elektronik per 22 Mei," kata Benny.

Sisanya, 422 permohonan SIKM masih menunggu divalidasi. Sementara total akses terhadap perizinan itu tercatat sebanyak 104.880 warga, per Jumat (22/05/2020).

Salah satu alasan tidak disetujui karena kegiatan perjalanan warga tidak termasuk dalam penugasan atau bidang pekerjaan di sebelas sektor yang diizinkan selama pandemi Covid-19.

11 Bidang yang diizinkan tersebut ialah, Kesehatan, Pangan, Energi, Komunikasi dan Informatika, Keuangan, Logistik, Perhotelan, Konstruksi, Industri Strategis, Pelayanan Dasar/Utilitas Publik/OVN, dan Kebutuhan Harian.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, PON
wwwwww