Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
Nasional
15 jam yang lalu
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
2
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
23 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
3
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
21 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
4
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
5
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
6
MPR: Protokol Kesehatan di Masa Transisi Wajib Dipatuhi
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR: Protokol Kesehatan di Masa Transisi Wajib Dipatuhi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DKI Tolak Ribuan Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

DKI Tolak Ribuan Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta
Surat Permohonan Izin Keluar Masuk (SKIM) Jakarta. (Gambar: Ist.)
Sabtu, 23 Mei 2020 12:39 WIB
JAKARTA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta menolak 2002 permohonan SIKM (Surat Izin Keluar Masuk).

Kepala Dinas PTSP Benni Aguscandra dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2020) menyatakan, DKI memang memproses permohonan sebanyak 3.475 permohonan.

"397 permohonan dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) dapat diterbitkan secara elektronik per 22 Mei," kata Benny.

Sisanya, 422 permohonan SIKM masih menunggu divalidasi. Sementara total akses terhadap perizinan itu tercatat sebanyak 104.880 warga, per Jumat (22/05/2020).

Salah satu alasan tidak disetujui karena kegiatan perjalanan warga tidak termasuk dalam penugasan atau bidang pekerjaan di sebelas sektor yang diizinkan selama pandemi Covid-19.

11 Bidang yang diizinkan tersebut ialah, Kesehatan, Pangan, Energi, Komunikasi dan Informatika, Keuangan, Logistik, Perhotelan, Konstruksi, Industri Strategis, Pelayanan Dasar/Utilitas Publik/OVN, dan Kebutuhan Harian.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Umum

wwwwww