Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
17 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
16 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
3
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
15 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
4
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
5
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
16 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
15 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DKI Tolak Ribuan Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

DKI Tolak Ribuan Permohonan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta
Surat Permohonan Izin Keluar Masuk (SKIM) Jakarta. (Gambar: Ist.)
Sabtu, 23 Mei 2020 12:39 WIB
JAKARTA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta menolak 2002 permohonan SIKM (Surat Izin Keluar Masuk).

Kepala Dinas PTSP Benni Aguscandra dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2020) menyatakan, DKI memang memproses permohonan sebanyak 3.475 permohonan.

"397 permohonan dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) dapat diterbitkan secara elektronik per 22 Mei," kata Benny.

Sisanya, 422 permohonan SIKM masih menunggu divalidasi. Sementara total akses terhadap perizinan itu tercatat sebanyak 104.880 warga, per Jumat (22/05/2020).

Salah satu alasan tidak disetujui karena kegiatan perjalanan warga tidak termasuk dalam penugasan atau bidang pekerjaan di sebelas sektor yang diizinkan selama pandemi Covid-19.

11 Bidang yang diizinkan tersebut ialah, Kesehatan, Pangan, Energi, Komunikasi dan Informatika, Keuangan, Logistik, Perhotelan, Konstruksi, Industri Strategis, Pelayanan Dasar/Utilitas Publik/OVN, dan Kebutuhan Harian.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Umum

wwwwww