Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  PON

Jelang Takbiran, Pasar Ciputat Padat

Jelang Takbiran, Pasar Ciputat Padat
Suasana Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (23/5/2020) siang.
Sabtu, 23 Mei 2020 13:26 WIB
TANGSEL - Pasar Ciputat, Tangerang Selatan dipadati pengunjung pada Sabtu (23/05/2020). Dari luar, tampak motor warga memenuhi bahu jalan yang dijadikan sebagai area parkiran.

Pedagang yang berjualan di area luar pasar dan bahu jalan pun, terlihat sibuk di bawah cuaca panas dan berjejalnya orang. Physical distancing, terpatau tak lagi dihiraukan warga.

Sementara itu, malam hari di Jl. Raya Serpong, terlihat sepi. Akses dari arah ujung Bogor menuju Serpong, Tangerang Selatan, tepatnya di Bundaran Tekno, ditutup petugas. Hanya tersisa sedikit celah di barikade itu akses warga dari Serpong melintas ke luar.

"Iya tidak boleh lewat," kata petugas bersegaram TNI lengkap, Jumat (22/5/2020) dini hari.

Tak seberapa jauh dari titik penutupan jalan itu, tampak warga berjaga di gang perumahan. Antusiasme warga mencegah orang lalu lalang begitu kentara. Siapapun yang tak dikenal, langsung diperiksa dan dimintai KTP-nya.

Feti, seorang warga Kavling Serpong, juga begitu serius menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Anaknya yang baru saja tiba dari Jerman (sempat dikarantina di Wisma Atlet), bahkan Ia larang untuk terlalu berdekatan fisik dengannya.

"Nggak ada kangen-kangenan. Nempel, peluk, nggak ada. Cuci semua pakaian di koper, yang bersih juga cuci," kata Feti.

Pemerintah memang concern terhadap pemulihan ekonomi dari dampak Pandemi Covid-19. Alokasi anggaran penanggulangan Covid-19 pun lebih besar untuk sektor ekonomi ketimbang sektor kesehatan.

Mengutip kembali pernyataan, Bung Fred, jurnalis senior dari salah satu media nasional beberapa waktu lalu, "pandemi, secara sosilogis, memang telah merubah kita,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Badminton, DKI Jakarta, Banten
wwwwww