Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
23 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
24 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
24 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
5
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
7 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
6
Kompetisi Video 'AXIS Serunya Budayaku', SMK Asal Bangka Menangi Hadiah Rp 50 Juta
Pendidikan
23 jam yang lalu
Kompetisi Video AXIS Serunya Budayaku, SMK Asal Bangka Menangi Hadiah Rp 50 Juta
Home  /  Berita  /  Peristiwa

87.636 Kendaraan Diputar Balik Sejak Awal Operasi Ketupat sampai H+2 Lebaran

87.636 Kendaraan Diputar Balik Sejak Awal Operasi Ketupat sampai H+2 Lebaran
Ilustrasi Penyekatan Kendaraan (Antara Foto)
Rabu, 27 Mei 2020 15:19 WIB
JAKARTA - Polisi telah memutar balik 87 ribu lebih kendaraan sejak dimulainya Operasi Ketupat 2020. Jumlah itu terhitung sejak dimulainya Operasi Ketupat pada 24 April hingga H+2 Lebaran atau 26 Mei 2020.

"Jumlah laka lantas sebanyak 52 kasus atau naik 100 persen dari periode yang sama tahun lalu. Sebanyak 87.636 kendaraan telah diputarbalikkan pada saat melakukan penyekatan di berbagai pos operasi ketupat," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Tribrata TV, Rabu (27/5/2020).

Polisi juga menindak hampir 10 ribu pelanggaran lalu lintas sampai H+2 Lebaran. Ahmad menyebut jumlah pelanggaran tahun ini menurun dibanding tahun lalu.

"Berdasarkan analisa Operasi Ketupat sampai H+2, Jumlah penindakan pelanggaran lalin sebanyak 9.541 kasus, atau turun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis memperpanjang masa Operasi Ketupat 2020. Perpanjangan itu dilakukan hingga 7 Juni 2020.

"Operasi ketupat ini akan berakhir sampai tanggal 30, tapi saya sudah memerintahkan kepada As Ops Kapolri dan Kakorlantas untuk melanjutkan sampai tanggal 7 dengan operasi rutin yang ditingkatkan sehingga kita yakinkan benar-benar setelah tanggal 7 sudah kembali normal," kata Idham kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww