Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
23 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
23 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
4
Vikrian Akbar Jujur Akui Kondisi Fisiknya Menurun
Sepakbola
24 jam yang lalu
Vikrian Akbar Jujur Akui Kondisi Fisiknya Menurun
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
23 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Politik

Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?

Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Rabu, 27 Mei 2020 18:24 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mulai mengunjungi mal dan stasiun MRT sebagai persiapan penerapan new normal.

Ia mempertanyakan apakah kondisi terkini pandemi corona atau Covid-19 sudah cukup normal untuk menerapkan protokol tersebut.

"New normal itu artinya situasi normal baru. Apakah sekarang sudah ada situasi normal baru? Sepertinya belum," tulisnya dalam akun Facebooknya seperti dilihat, Rabu (27/5/2020).

Ia menjelaskan kondisi new normal bisa diterapkan jika pasien dan sebaran virus corona menurun tajam. Dan hal ini, menurut dia, masih belum tampak terjadi di Indonesia. "Pasien dan korban corona masih tinggi dan semakin tinggi. Berarti, apa yang dimaksud sebagai new normal itu adalah keadaan yang disebut normal padahal situasi masih abnormal," jelasnya.

Sambungnya, usai Presiden Jokowi meninjau mall dan stasiun MRT yang lama tidak beroperasi untuk kembali dibuka dengan protokol new normal. Ia pun mempertanyakan, kapan Presiden kunjungi masjid.

"Lalu, mesjid-mesjid kapan dikunjungi presiden? Kalau tidak dikunjungi, tidak dibuka-buka dong?" katanya.

"Artinya, new normal hanya berlaku di mall-mall dan stasiun. Di mesjid tetap dianggap darurat dan ibadah harus dari rumah. Itu new normal atau abnormal?" tukas dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:ANTARA
Kategori:DKI Jakarta, DPR RI, Politik, Pemerintahan, Peristiwa

wwwwww