Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
14 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Kriminal

Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...

Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
(Foto: Ist./detakco)
Kamis, 28 Mei 2020 22:19 WIB
JAKARTA - - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan menyatakan, jika 'New Normal' tidak diterapkan, maka dampak sosial ekonomi dari Pandemi Covid-19 berupa kebangkrutan korporasi dan efek domino kebangkrutan negara, tidak akan tertahankan.

Kepada wartawan, Kamis (28/5/2020), Heri menegaskan, kebijakan 'New Normal' diberlakukan dengan kesadaran penuh bahwa wabah masih ada di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, aktivitas ekonomi/publik yang diperbolehkan diikat dengan syarat penerapan protokol kesehatan.

"Bagi anda yang tidak setuju dengan 'New Normal', silakan tetap tinggal di rumah. Sebab banyak orang tetap harus keluar rumah untuk bisa menghidupi keluarganya. Tidak semua orang bisa bertahan selama berbulan-bulan dan tetap bisa menghidupi keluarganya," tandas legislator yang akrab disapa Hergun itu.

Kehidupan 'new normal', kata Hergun, merupakan bagian dari exit strategy dalam menghadapi pandemi virus Corona. "Transformasi ini akan menata kehidupan dan perilaku baru ketika pandemi, sampai ditemukan vaksin untuk covid-19,".

"Jika anda cemas, lindungilah diri anda dan keluarga. (Saat ini, Red) kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan adalah vaksin kita," tegas Hergun.

Pada siapapun yang tak setuju dengan penerapan 'New Normal' saat ini, Hergun mengimbau, "Berhentilah menjadi provokator dan menyebarkan energi negatif yang tidak bermanfaat bagi siapa pun serta berpotensi menimbulkan kecemasan publik,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww