Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
23 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
24 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
24 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
5
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
7 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
6
Kompetisi Video 'AXIS Serunya Budayaku', SMK Asal Bangka Menangi Hadiah Rp 50 Juta
Pendidikan
23 jam yang lalu
Kompetisi Video AXIS Serunya Budayaku, SMK Asal Bangka Menangi Hadiah Rp 50 Juta
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Anggota TNI yang Ditembak Oknum Polisi Akhirnya Meninggal

Anggota TNI yang Ditembak Oknum Polisi Akhirnya Meninggal
Rumah lokasi oknum polisi menembak istrinya dan anggota TNI di Jeneponto. (detik.com)
Jum'at, 29 Mei 2020 21:53 WIB
MAKASSAR - Setelah dua pekan menjalani perawatan, anggota TNI AD Serda H (46), yang ditembak oknum polisi Bripka HE (47) di Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya meninggal dunia.

Dikutip dari detikcom, anggota Kodim 1425 Jeneponto itu meninggal dunia di RS TNI Pelamonia, Makassar, Jumat (29/5/2020).

Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Maskun Nafik saat dimintai konfirmasi membenarkan Serda H meninggal dalam proses perawatan di RS Pelamonia.

''Benar, almarhum meninggal tadi pagi di RS Pelamonia sekitar pukul 09.50 Wita. Sekarang jenazahnya sudah dibawa keluarganya ke Jeneponto,'' ujar Maskun, Jumat (29/5/2020).

Sementara Komandan Kodim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, mengatakan, korban sempat menunjukkan tanda-tanda membaik pasca-operasi, namun kondisinya kembali memburuk.

''Sebelum meninggal, kondisinya sempat membaik, bahkan dia sudah mulai makan nasi. Tapi tiba-tiba kemarin malam kondisinya drop. Tadi pagi sempat masuk ICU sebelum meninggal dunia. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin,'' pungkas Irfan.

Insiden penembakan yang dilakukan oknum anggota Polrestabes Makassar, Bripka HE, terjadi pada Kamis (14/5) malam. Penembakan terjadi di rumah pelaku di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Selain menembak Serda H, Bripka HE menembak lutut istrinya, HT (42). Bripka HE naik pitam mendapati keduanya sedang bermesraan di dalam kamar.

Kondisi HT saat ini sudah membaik setelah dioperasi tim dokter RS Bhayangkara, Makassar. Sementara itu, Bripka HE kini mendekam di sel tahanan Polda Sulsel untuk menjalani proses hukum oleh institusinya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww