Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
18 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
23 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
22 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
22 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
22 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
22 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Demi Perbaikan Kompetisi, PSSI Terima Masukan

Demi Perbaikan Kompetisi, PSSI Terima Masukan
Jum'at, 29 Mei 2020 21:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam upaya mencari solusi terbaik terkait nasib kompetisi musim 2019-2020, PSSI menerima segala masukan dan saran dari semua stakeholder, termasuk perwakilan klub-klub Liga 2 yang menggikuti rapat virtual,  Jumat (29/2/2020). 

Rapat virtual perwakilan PSSI dengan perwakilan klub Liga 2 dimulai pukul 13.00 dan berakhir pukul 15.30 WIB. Pada rapat ini PSSI diwakili oleh anggota Komite Eksekutif Yoyok Sukawi serta Endri Erawan, Pelaksana Tugas Sekjen Yunus Nusi, Wakil Sekjen Maaike Ira Puspita, Staf Khusus Leo Siegers serta Andogo Wiradi, dan Direktur Teknik Indra Sjafri.

"Seluruh klub memberikan saran serta masukan terkait kompetisi bila harus berlanjut atau dihentikan. Termasuk bagaimana PSSI harus melakukan protokoler kesehatan saat berlatih, perjalanan, dan bertanding kepada tim bila kompetisi dilanjutkan, "kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Yunus menambahkan bahwa hasil rapat ini akan langsung dilaporkan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk dibawa dalam rapat Komite Eksekutif nantinya.

"Diskusi dengan klub Liga 2 hampir sama dengan Liga 1 yakni sama-sama mencari solusi. Tadi para klub memberikan analisa juga perkembangan daerah. Kami memahami di situasi sekarang kesulitan klub untuk memenuhi kewajiban kepada pemain dan pelatih. Kami ingin melindungi klub yang notabene sebagai anggota PSSI bagaimana nanti bila kompetisi lanjut atau berhenti," tambah Yunus Nusi.

CEO Persijap, Muhammad Iqbal Hidayat mengatakan bahwa timnya mengikuti keputusan PSSI terkait kelanjutan kompetisi.

"Kami sudah memberikan saran dan pandangan klub Persijap kepada PSSI. Kami akui bila kompetisi lanjut dalam waktu dekat pasti ada resikonya dan pertandingan tanpa penonton bagi klub sangat tidak idel karena situasi saat ini. Bila laga tanpa penonton akan menjadi masalah tersendiri bagi klub," kata Muhammad Iqbal Hidayat. 

Sementara itu, Manajer Perserang, Babay Karnawi mengatakan bahwa di tim Liga 2 tidak bisa disamakan kondisi keuangannya saat ini. Apalagi di tengah kondisi situasi pandemi Covid-19.

"Kalau kompetisi lanjut, kami ingin semua daerah juga harus siap dalam hal perizinan dan protokoler kesehatannya. Karena saat ini tiap daerah berbeda tingkat persebaran Covid-19. Kalau kompetisi tidak lanjut, bagi kami selaku klub dapat mengerti dengan situasi saat ini," kata Babay Karnawi. ***


wwwwww