Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Kriminal

Legislator Minta Proyek KA Cepat Ditunda

Legislator Minta Proyek KA Cepat Ditunda
Anggota Komisi V DPR RI, Irwan. (Foto: Ist.)
Sabtu, 30 Mei 2020 18:11 WIB
JAKARTA - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikabarkan akan berlanjut sampai Surabaya, dan rencana proyek rute khusus Jakarta-Surabaya sebelumnya, dibatalkan. Meski ada pembatalan rute tersebut, pelaksanaan proyek rute Jakarta-Bandung-Surabaya di masa pandemi dinilai tak tepat.

Hal itu dikemukakan oleh, Anggota Komisi V DPR RI, Irwan kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020). Menurut Irwan, penundaan akan lebih tepat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Toh, kata Irwan, "pemerintah juga mengeluh kekurangan anggaran penanganan covid, termasuk kekurangan anggaran untuk stimulus ekonomi,".

"Jadi baiknya lebih mendorong ekonomi masyarakat dulu, ekonomi kerakyatan, UMKM, ya fokusnya ke sana, dibanding melanjutkan infrastruktur-infrastruktur besar yang sebenarnya bisa ditunda," tambahnya.

Jangan sampai, sambung Wasekjen Partai Demokrat ini ada kesan yang negatif dari masyarakat bahwa, "pemerintah berpihak pada pemodal atau pengusaha besar di proyek kereta api cepat itu,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww