Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Basket

Spanduk Ucapan Selamat kepada 'Negara Federal China Baru' Berkibar di Langit AS

Spanduk Ucapan Selamat kepada Negara Federal China Baru Berkibar di Langit AS
(Gambra: Tangkapan layar video istimewa via nypost.com)
Kamis, 04 Juni 2020 18:08 WIB
New York - Spanduk ucapan selamat kepada 'Negara Federal Baru Cina' terlihat berkibar melayang di langit New York pada Rabu (3/6/2020) kemarin. Tepatnya, di atas Hudson, dan di atas Red Hook di Brooklyn.

Warganet di sana menyebut, mereka melihat ada kampanye delapan spanduk seperti itu yang melayang di udara.

Mengutip, nypost.com, Kamis (4/6/2020) spanduk-spanduk itu merupakan aksi atas Partai Komunis Tiongkok yang diluncurkan oleh Steve Bannon dan seorang miliarder China, Guo Wengui. Pada hari peringatan pembantaian Lapangan Tiananmen, keduanya, sempat menyatakan pemerintah China tak sah.

"Mulai hari ini Partai Komunis Tiongkok (PKC) tidak akan lagi menjadi pemerintah Tiongkok yang sah," kata miliarder, Guo Wengui berteriak dari sebuah kapal di Pelabuhan New York, dengan Bannon di sisinya dan Patung Liberty di latar belakang.

"Saya di sini untuk memberi tahu semua orang yang mencintai perdamaian, hukum, kemanusiaan - kita akan mengakhiri partai Komunis sekali dan untuk selamanya. Kami mendapat ratusan negara pendukung," klaim Guo.

Guo yang sering mengkritik Cina, baru-baru ini mendorong teori coronavirus yang menyatakan virus itu bermula di laboratorium Cina.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Basket, PON
wwwwww