Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
18 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
2
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
Politik
6 jam yang lalu
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
3
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
16 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
4
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
Politik
5 jam yang lalu
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
5
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Nasional
16 jam yang lalu
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Umum
7 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Dua Kali Jatuh di Papua, Komisi I DPR Desak Panglima TNI Investigasi Tragedi Heli Milik TNI AD

Dua Kali Jatuh di Papua, Komisi I DPR Desak Panglima TNI Investigasi Tragedi Heli Milik TNI AD
Minggu, 07 Juni 2020 19:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan Helikopter MI 17 HA 5141 milik Penerbang TNI AD (Penerbangad) yang mengangkut sembilan personel TNI dan sebanyak empat personel TNI AD gugur dan lima lainnya luka.

"Saya sampaikan duka mendalam kepada keluarga prajurit yang gugur dan terluka, Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira dan itu merupakan tugas negara, semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan" jelas Kharis dalam keterangan tertulis kepada Media, Minggu (7/6/2020).

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini menambahkan kecelakaan, helikopter jenis ini merupakan yang kedua kalinya setelah tahun lalu jatuh di Papua. Karena itu Kharis meminta adanya investigasi menyeluruh dan agar secepatnya Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI memberikan laporan lengkapnya kepada DPR RI khususnya Komisi I DPR RI.

"Bulan Juli 2019 Helikopter MI-17 Milik TNI AD juga jatuh di Papua dan kemarin di Kendal Jawa Tengah ini jelas harus dilakukan investigasi menyeluruh dan serius karena TNI Kita banyak pakai Heli jenis ini," tegas Kharis.

Helikopter MI-17 merupakan buatan Rusia dan sebagai heli angkut milik TNI AD yang paling banyak dipakai dalam misi latihan maupun misi pengiriman logistik dan pasukan, selain itu, MI-17 tidak hanya untuk operasi militer, tapi ia kerap turun dalam operasi SAR atau menjangkau daerah-daerah terpencil di Tanah Air.

"Saya mohon kepada Panglima TNI mengingat rentan dan pentingnya Alutsista TNI agar menambahkan biaya pemeliharaan dan perawatan Alutsista jangan sampai ada yang kurang sedikitpun dan semoga tidak ada kecelakaan lagi kedepan," tutup Kharis.***


wwwwww