Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
23 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
2
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
3
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
23 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
4
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
23 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
5
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
6
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
11 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Tagihan Listrik Melonjak Tiba-tiba, DPR Sebut PLN Permainkan Rakyat

Tagihan Listrik Melonjak Tiba-tiba, DPR Sebut PLN Permainkan Rakyat
Ilustrasi.
Minggu, 07 Juni 2020 13:06 WIB
JAKARTA - Kenaikan tagihan listrik yang melonjak cukup signifikan secara tiba -tiba beberapa waktu terakhir dinilai telah mempermainkan dan merampok masyarakat di tengah badai bencana Corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo saat menanggapi keluhan dari masyarakat yang mengalami kenaikan tagihan hingga tiga kali lipat dari rata-rata biasanya.

"Kalau betul adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) diam-diam, tidak cukup untuk bagi saya sekedar mengelus dada lalu meminta kepada masyarakat untuk sabar. Saya fikir ini sama saja merampok dan mempermainkan rakyat semua kan sedang kesusahan akibat terdampak (Corona)," kata Sartono, Sabtu, (6/6/2020).

Sartono sendiri mengaku kaget lantaran keluhan dan complain masyarakat atas kenaikan tagihan listrik tiba-tiba tersebut ia terima dan dengar langsung secara pribadi.

"Beberapa melakukan complain kepada saya, ada yang lewat medsos saya, lewat WA lewat telpon. Rata-rata mengeluhkan tagihan yang tiba- tiba naik hampir 3 kali lipat," ungkap Kepala Departemen Perekonomian Nasional Partai Demokrat ini.

Dengan kondisi demikian, Sartono memastikan, bahwa Komisi VII DPR RI akan kan memanggil para pihak terkait PLN dan Kementrian Energi dan Sumber Mineral (ESDM) untuk meminta klarifikasi terkait hal tersebut.

Sartono mengaku khawatir, kenaikan secara tiba- tiba tersebut berkaitan dengan pembebasan pembayaran biaya tagihan listrik untuk 450 VA serta diskon kepada 900 VA subsidi yang diberikan pemerintah selama  Corona ini.

“Apakah ini dinaikan untuk mensubsidi silang 450 VA dan 900 VA. Oleh sebab itu saya ingin bertanya dan meminta klarifikasi. Jangan sampai negara kita ini dikelola secara ugal-ugalan dan tidak bertanggungjawab,” tandas Sartono.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Ekonomi, Pemerintahan, Politik, DPR RI, DKI Jakarta

wwwwww