Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
2
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
15 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
3
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
15 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
4
Setjen MPR RI Tandatangani MoU dengan BSSN RI
MPR RI
13 jam yang lalu
Setjen MPR RI Tandatangani MoU dengan BSSN RI
5
GKSB DPR RI Sarankan Palestina Belajar dari Sejarah Indonesia
DPR RI
12 jam yang lalu
GKSB DPR RI Sarankan Palestina Belajar dari Sejarah Indonesia
6
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Pulau Malamber Dikabarkan Dibeli Bupati, Kemendagri Akan Tanya Gubernur Sulbar

Pulau Malamber Dikabarkan Dibeli Bupati, Kemendagri Akan Tanya Gubernur Sulbar
Pulau Malamber. (Istimewa)
Jum'at, 19 Juni 2020 13:42 WIB
JAKARTA - Kabar Pulau Malamber di Mamuju, Sulawesi Barat dijual seharga Rp 2 miliar tengah diselidiki kepolisian. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan bertanya kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar perihal kabar tersebut.

"Kami belum dapat informasi. Nanti ditanyakan ke Gubernur Sulbar," kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik saat dimintai konfirmasi, Jumat (19/6/2020). Akmal belum bisa berkomentar lebih jauh mengenai kabar dijualnya Pulau Malamber.

Pulau Malamber dikabarkan dijual oleh salah seorang pria warga Sumare, Kecamatan Simboro, kepada Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Namun Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud membantah kabar tersebut.

Pulau ini tidak berpenghuni dan masuk di gugusan Kepulauan Bala-Balakang. Lokasinya terletak di Selat Makassar.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Syamsuriansyah mengatakan telah memanggil sejumlah pihak yang diduga mengetahui masalah ini. Di antara kepada desa hingga kepala desa

"Termasuk kepala desa, Camat Bala Balakang dan kepala dusun, kami juga sudah mengirim undangan klarifikasi kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju, dan diutus kabag hukumnya datang ke sini untuk memberikan keterangan," kata Syamsuriansyah kepada wartawan, Jumat (19/6).

Sementara itu, Camat Bala-balakang, Juara, membenarkan kabar jual beli Pulau Malamber. Pembeli sudah membayar uang muka sebesar Rp 200 juta.

"Ada, Malamber, tidak tahu ukurannya, harganya Rp 2 miliar, DP-nya Rp 200 juta sudah diambil, yang jual warga di Sumare, namanya Rajab," kata Juara saat dimintai konfirmasi.

Pembeli pulau disebut merupakan Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud.

"Iya betul, baru-baru ini datang," kata Camat Bala-balakang, Juara, saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (19/6/2020).

Juara menjawab pertanyaan wartawan soal benarkah isu Bupati Penajam Paser Utara membeli Pulau Malamber. "Baru-baru datang ini Pak Gafur," imbuhnya saat kembali dikonfirmasi nama Bupati Gafur.

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Ma'sud, menanggapi isu dia membeli Pulau Malamber. Abdul Gafur tak menjawab gamblang soal benar tidaknya dia membeli pulau, namun dia menyatakan pulau itu memang milik keluarganya.

"Kalau mau dijual saya beli hehehe. Tapi itu pulau punya keluarga saya. Sudah lama sebelum Indonesia merdeka. Dari kakek nenek kita dulu. Kebetulan saya orang tua saya orang Mandar Sulawesi Barat, saya cucu dari KH Muhammad Husain (Puang Kali Malunda) hanya saya bingung diisukan demikian," kata Abdul Gafur.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Sulawesi Barat

wwwwww