Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
22 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
2
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
3
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
4
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
21 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Pulau Malamber Dikabarkan Dibeli Bupati, Kemendagri Akan Tanya Gubernur Sulbar

Pulau Malamber Dikabarkan Dibeli Bupati, Kemendagri Akan Tanya Gubernur Sulbar
Pulau Malamber. (Istimewa)
Jum'at, 19 Juni 2020 13:42 WIB
JAKARTA - Kabar Pulau Malamber di Mamuju, Sulawesi Barat dijual seharga Rp 2 miliar tengah diselidiki kepolisian. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan bertanya kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar perihal kabar tersebut.

"Kami belum dapat informasi. Nanti ditanyakan ke Gubernur Sulbar," kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik saat dimintai konfirmasi, Jumat (19/6/2020). Akmal belum bisa berkomentar lebih jauh mengenai kabar dijualnya Pulau Malamber.

Pulau Malamber dikabarkan dijual oleh salah seorang pria warga Sumare, Kecamatan Simboro, kepada Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Namun Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud membantah kabar tersebut.

Ads

Pulau ini tidak berpenghuni dan masuk di gugusan Kepulauan Bala-Balakang. Lokasinya terletak di Selat Makassar.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Syamsuriansyah mengatakan telah memanggil sejumlah pihak yang diduga mengetahui masalah ini. Di antara kepada desa hingga kepala desa

"Termasuk kepala desa, Camat Bala Balakang dan kepala dusun, kami juga sudah mengirim undangan klarifikasi kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju, dan diutus kabag hukumnya datang ke sini untuk memberikan keterangan," kata Syamsuriansyah kepada wartawan, Jumat (19/6).

Sementara itu, Camat Bala-balakang, Juara, membenarkan kabar jual beli Pulau Malamber. Pembeli sudah membayar uang muka sebesar Rp 200 juta.

"Ada, Malamber, tidak tahu ukurannya, harganya Rp 2 miliar, DP-nya Rp 200 juta sudah diambil, yang jual warga di Sumare, namanya Rajab," kata Juara saat dimintai konfirmasi.

Pembeli pulau disebut merupakan Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud.

"Iya betul, baru-baru ini datang," kata Camat Bala-balakang, Juara, saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (19/6/2020).

Juara menjawab pertanyaan wartawan soal benarkah isu Bupati Penajam Paser Utara membeli Pulau Malamber. "Baru-baru datang ini Pak Gafur," imbuhnya saat kembali dikonfirmasi nama Bupati Gafur.

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Ma'sud, menanggapi isu dia membeli Pulau Malamber. Abdul Gafur tak menjawab gamblang soal benar tidaknya dia membeli pulau, namun dia menyatakan pulau itu memang milik keluarganya.

"Kalau mau dijual saya beli hehehe. Tapi itu pulau punya keluarga saya. Sudah lama sebelum Indonesia merdeka. Dari kakek nenek kita dulu. Kebetulan saya orang tua saya orang Mandar Sulawesi Barat, saya cucu dari KH Muhammad Husain (Puang Kali Malunda) hanya saya bingung diisukan demikian," kata Abdul Gafur.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Sulawesi Barat
wwwwww