Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
11 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
10 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
17 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
4
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
14 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
5
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
11 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
6
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Umum
16 jam yang lalu
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen

Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen
Jum'at, 03 Juli 2020 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketika Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 digulirkan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menjalankan kewajibannya. Salah satunya, membagikan dana subsidi klub kepada semua peserta dua kompetisi kasta tertinggi di tanah air tersebut.

Direktur utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen terhadap kebijakan tersebut. “Kompetisi akan dimulai Oktober nanti. Karena itu kami tetap berkomitmen tinggi terhadap kewajiban untuk membagikan dana subsidi kepada semua peserta kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020,” jelas Akhmad Hadian, Jumat siang (3/7).

Meski begitu, Akhmad meminta semua pihak bisa berpikir dan bersikap realistis. Patut diketahui,  karena pandemi corona, situasi dan kondisi kompetisi menjadi tidak lagi normal. Dua kompetisi kasta atas sepak bola Indonesia tersebut harus terhenti pada Maret lalu.

“Atas situasi tersebut, kami harus mengevaluasi banyak hal dan merencanakan lagi beberapa hal yang sangat menentukan dalam kelangsungan kompetisi. Termasuk kesepakatan dengan sponsor dan pihak ketiga lainnya,” beber Akhmad Hadian. 

“Sekali lagi, pada prinsipnya kami punya komitmen tinggi terkait angka subsidi yang akan diterima oleh klub Liga 1 dan Liga 2. Kami akan berusaha keras untuk mewujudkan apa yang sudah kami rencanakan. Mohon dukungannya agar kompetisi bisa bergulir dengan lancar,” pungkas Akhmad Hadian. ***

wwwwww