Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen

Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen
Jum'at, 03 Juli 2020 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketika Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 digulirkan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menjalankan kewajibannya. Salah satunya, membagikan dana subsidi klub kepada semua peserta dua kompetisi kasta tertinggi di tanah air tersebut.

Direktur utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen terhadap kebijakan tersebut. “Kompetisi akan dimulai Oktober nanti. Karena itu kami tetap berkomitmen tinggi terhadap kewajiban untuk membagikan dana subsidi kepada semua peserta kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020,” jelas Akhmad Hadian, Jumat siang (3/7).

Meski begitu, Akhmad meminta semua pihak bisa berpikir dan bersikap realistis. Patut diketahui,  karena pandemi corona, situasi dan kondisi kompetisi menjadi tidak lagi normal. Dua kompetisi kasta atas sepak bola Indonesia tersebut harus terhenti pada Maret lalu.

“Atas situasi tersebut, kami harus mengevaluasi banyak hal dan merencanakan lagi beberapa hal yang sangat menentukan dalam kelangsungan kompetisi. Termasuk kesepakatan dengan sponsor dan pihak ketiga lainnya,” beber Akhmad Hadian. 

“Sekali lagi, pada prinsipnya kami punya komitmen tinggi terkait angka subsidi yang akan diterima oleh klub Liga 1 dan Liga 2. Kami akan berusaha keras untuk mewujudkan apa yang sudah kami rencanakan. Mohon dukungannya agar kompetisi bisa bergulir dengan lancar,” pungkas Akhmad Hadian. ***

wwwwww