Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Kriminal

Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi

Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
Anggota BAKN DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam sebuah diskusi di Gedung DPR RI (kiri). (Foto: Dok. GoNews.co)
Kamis, 09 Juli 2020 01:53 WIB
JAKARTA - Subsidi energi menyisakan banyak soal sebagaimana jadi catatan BPK RI. Persoalan ini juga tak luput dari telaah Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAKN DPR RI dengan Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI), Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Asosiasi Petani dan Nelayan Nusantara (ASTANU) di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2020), efektivitas anggaran subsidi yang mencapai lebih dari Rp 100 triliun per tahun selama satu dekade terakhir menjadi pertanyaan.

Anggota BAKN DPR RI Mukhamad Misbakhun, menekankan pentingnya manfaat subsidi tersebut untuk para nelayan dan petani. Kata Misbakhun, "Kalau kemudian subsidi yang sudah dialokasikan ini masih jauh dari target untuk mensejahterakan rakyat, maka harus kita perbaiki. Proses perbaikan harus kita berikan,".

"Sehingga apa yang menjadi target-sasaran, yaitu meningkatkan kesejahteraan di tingkat petani dan nelayan bisa dicapai," ujar Misbakhun.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww