Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
23 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
2
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
3
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
23 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
4
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Ekonomi
18 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
5
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
15 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
6
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
14 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Corona Makin Ganas di AS, 63.643 Kasus Baru dan 774 Orang Tewas dalam Sehari

Corona Makin Ganas di AS, 63.643 Kasus Baru dan 774 Orang Tewas dalam Sehari
Warga di New York, AS, tidak menggunakan masker di tempat umum. (tirto.id)
Sabtu, 11 Juli 2020 11:23 WIB
NEW YORK - Amerika Serikat semakin tak berdaya cegah penyebaran virus corona. Virus mematikan tersebut bahkan semakin mengganas di Negeri Paman Sam itu. Buktinya, dalam 24 jam terakhir, tercatat 63.643 kasus baru Covid-19 di AS.

Dikutip dari detikcom yang melansir kantor berita AFP, Sabtu (11/7/2020), demikian menurut data penghitungan yang dilakukan Universitas Johns Hopkins. Berdasarkan data yang dikumpulkan universitas yang berbasis di Baltimore, AS itu, hingga Jumat (10/7) pukul 20.30 waktu setempat, tercatat 774 orang meninggal karena Covid-19 di negara itu dalam waktu 24 jam terakhir.

AS masih menjadi negara yang paling terpukul di dunia oleh pandemi corona. Hingga kini, AS telah mencatat total 133.969 kematian dari 3,18 juta kasus terinfeksi corona.

Sebelumnya pada Kamis (9/7) waktu setempat, AS mencatat lonjakan rekor dalam kasus harian, dengan 65.551 kasus infeksi baru dalam waktu 24 jam. Para ahli khawatir akan ada lonjakan kematian.

Dalam beberapa hari terakhir, negara bagian Texas dan Florida melaporkan rekor jumlah kematian akibat virus ini.

''Sebagai sebuah negara, ketika Anda membandingkan kita dengan negara-negara lain, saya tidak berpikir Anda bisa mengatakan kita baik-baik saja,'' kata pakar penyakit menular Anthony Fauci kepada situs analisis politik FiveThirtyEight.

Presiden Donald Trump secara terpisah mengecam pernyataan ilmuwan terkemuka itu. ''Dr Fauci adalah pria yang baik, tetapi dia membuat banyak kesalahan,'' cetus Trump.

Trump yang terus meremehkan lonjakan dalam kasus-kasus Corona di AS, melakukan perjalanan ke hotspot virus corona, Miami pada hari Jumat (10/7) untuk penggalangan dana kampanyenya dan acara lainnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Internasional, Kesehatan

wwwwww