Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo

Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
Ilustrasi. (Net)
Rabu, 15 Juli 2020 13:07 WIB
JAKARTA - Peluang Sandiaga Salahudin Uno untuk bertarung kembali dalam pemilihan presiden (Pilpres) semakin sulit selama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki hasrat maju di 2024 mendatang.

Pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran menilai, rekonsiliasi politik yang telah terbangun baik Prabowo dan Jokowi memberikan sinyal kuat bahwa Pria yang saat ini mendapat jatah Menteri Pertahanan ini akan bergandengan tangan dengan PDIP.

"Rekonsiliasi politik 01-02 pasca Pilpres 2019 memberi sinyal kuat bahwa Prabowo akan ‘bergandengan’ dengan kubu PDI-P dalam Pilpres 2024 mendatang," demikian analisa Andi yusran seperti dilansir GoNews.co dari Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/7/2020).

Doktor Politik Universitas Padjajaran ini menyarankan kepada Sandiaga Uno, jika memang ingin maju merebut kursi presiden atau wakil presiden di tahun 20204 mendatang, maka harus menjalin hubungan politik dengan kubur di luar pemerintah.

Dengan sikap politik itu, Andi meyakini kans pria yang saat ini menjadi Ketua Relawan Indonesia mengatasi virus Corona baru (Covid-19) ini akan semakin kuat. Bahkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan menjadi kompetitor potensial di 2024 mendatang.

"Jika Sandiaga ingin juga ikutan nyapres maka tidak ada jalan lain selain menjauh dari Prabowo dan kubu rezim berkuasa dengan kembali merajut ‘ukuwah’ politik dengan kelompok umat di seberang sana. Dan itu adalah Pilihan yang terbaik bagi Sandi," demikian kata Andi Yusran.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww