Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Guntur Aryadi Siap Ikuti Protokol Kesehatan

Guntur Aryadi Siap Ikuti Protokol Kesehatan
Kamis, 23 Juli 2020 13:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKALAN - Pemain Madura United FC, Guntur Ariyadi mengaku tak sabar untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Empat bulan tanpa kompetisi, Guntur mengaku sudah rindu dengan suasana latihan dan pertandingan.

Mendengar kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang dan sudah mendapat rekomendasi dari gugus tugas Covid-19, Guntur bersemangat menambah porsi latihan.

“Kalau latihan di kampung seminggu tiga kali. Kalau sudah diumumkan begini ya ditambah porsinya. Biar saat kumpul tanggal 1 nanti tidak mengulang dari awal,” tutur Guntur.

Guntur juga senang akhirnya kompetisi mendapat rekomendasi dari gugus tugas penanganan Covid-19 untuk dilanjutkan. Menurutnya, saat ini yang paling penting adalah tim melakukan persiapan sebaik mungkin dan mengikuti arahan protokol kesehatan yang berlaku.

“Ya Alhamdulillah, kalau ada kompetisi lagi jadi kita enggak vakum dan sudah ada kejelasan karena semua keputusan ada di BNPB. Tapi harus dengan protokol kesehatan yang ketat. Iya tidak apa-apa dengan protokol kesehatan yang ketat kita harus mengikuti aturan yang ada,” imbuhnya.

Selama kompetisi dilanjutkan nanti akan berlangsung tanpa penonton, menurut Guntur tidak menjadi masalah. Karena ditengah situasi pandemi seperti saat ini yang paling penting adalah kondisi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Selain itu ya enggak apa-apa tidak ada penonton. Kan memang kondisinya sekarang seperti ini. Mau enggak mau ya memang kenyataannya seperti ini. Tapi kan penonton bisa lihat hiburan lewat televisi di rumah bersama keluarga lebih aman dan nyaman. Latihan perdana ya 1 September katanya,” pungkasnya. ***

wwwwww