Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
9 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
2
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Peristiwa
16 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
3
Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin Sinovac, DPR: Jangan Biarkan Publik Menduga-duga
Politik
16 jam yang lalu
Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin Sinovac, DPR: Jangan Biarkan Publik Menduga-duga
4
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
MPR RI
23 jam yang lalu
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
5
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
6
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
Kesehatan
10 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Guntur Aryadi Siap Ikuti Protokol Kesehatan

Guntur Aryadi Siap Ikuti Protokol Kesehatan
Kamis, 23 Juli 2020 13:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKALAN - Pemain Madura United FC, Guntur Ariyadi mengaku tak sabar untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Empat bulan tanpa kompetisi, Guntur mengaku sudah rindu dengan suasana latihan dan pertandingan.

Mendengar kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang dan sudah mendapat rekomendasi dari gugus tugas Covid-19, Guntur bersemangat menambah porsi latihan.

“Kalau latihan di kampung seminggu tiga kali. Kalau sudah diumumkan begini ya ditambah porsinya. Biar saat kumpul tanggal 1 nanti tidak mengulang dari awal,” tutur Guntur.

Guntur juga senang akhirnya kompetisi mendapat rekomendasi dari gugus tugas penanganan Covid-19 untuk dilanjutkan. Menurutnya, saat ini yang paling penting adalah tim melakukan persiapan sebaik mungkin dan mengikuti arahan protokol kesehatan yang berlaku.

“Ya Alhamdulillah, kalau ada kompetisi lagi jadi kita enggak vakum dan sudah ada kejelasan karena semua keputusan ada di BNPB. Tapi harus dengan protokol kesehatan yang ketat. Iya tidak apa-apa dengan protokol kesehatan yang ketat kita harus mengikuti aturan yang ada,” imbuhnya.

Selama kompetisi dilanjutkan nanti akan berlangsung tanpa penonton, menurut Guntur tidak menjadi masalah. Karena ditengah situasi pandemi seperti saat ini yang paling penting adalah kondisi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Selain itu ya enggak apa-apa tidak ada penonton. Kan memang kondisinya sekarang seperti ini. Mau enggak mau ya memang kenyataannya seperti ini. Tapi kan penonton bisa lihat hiburan lewat televisi di rumah bersama keluarga lebih aman dan nyaman. Latihan perdana ya 1 September katanya,” pungkasnya. ***


wwwwww