Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
2
Timnas Indonesia Alami Perkembangan Positif
Sepakbola
16 jam yang lalu
Timnas Indonesia Alami Perkembangan Positif
3
Aegis Toxic Menangi Perang Saudara
Olahraga
16 jam yang lalu
Aegis Toxic Menangi Perang Saudara
4
RD Belum Tentukan Sikap Soal Format Tanpa Degradasi
Sepakbola
10 jam yang lalu
RD Belum Tentukan Sikap Soal Format Tanpa Degradasi
5
Erwin Ramdani Bisa Memahami Kekecewaan Bobotoh
Sepakbola
15 jam yang lalu
Erwin Ramdani Bisa Memahami Kekecewaan Bobotoh
6
Made Tak Temukan Kendala Latihan Mandiri
Sepakbola
16 jam yang lalu
Made Tak Temukan Kendala Latihan Mandiri
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Ketua MPR RI Didaulat Jadi Ambasador Modifikasi Indonesia

Ketua MPR RI Didaulat Jadi Ambasador Modifikasi Indonesia
Kamis, 23 Juli 2020 10:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) didaulat menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). NMAA merupakan asosiasi modifikasi dan aftermarket pertama dan terbesar di Tanah Air.

Sebagai Ambasador, Bamsoet diharapkan dapat mendorong kemajuan industri modifikasi untuk berjaya di negeri sendiri serta mampu melebarkan sayap ke kancah internasional.

"Saya melihat industri modifikasi Indonesia saat ini berkembang pesat yang dilakukan anak-anak muda kita. Saya mendukung kegiatan, kreativitas, dan inovasi anak-anak muda ini untuk membangun industri otomotif, khususnya modifikasi. Karenanya, saya menyambut baik permintaan NMAA untuk menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulis yang diterima GoNews.co, Rabu (22/7/2020).

Menurut Bamsoet, banyaknya penduduk usia muda merupakan kunci utama Indonesia menjadi pemain utama dalam kancah usaha modifikasi otomotif dunia. Indonesia memiliki sekitar 64 juta penduduk berusia 16-30 tahun, dari total populasi 269,6 juta jiwa.

"Industri modifikasi sebagaimana di negara-negara maju, berpotensi menjadi penggerak roda perekonomian nasional sebagai bagian dari ranah ekonomi kreatif. Karenanya, anak-anak muda harus kreatif untuk menggairahkan industri modifikasi nasional," kata Bamsoet.

Bamsoet berharap pemerintah juga turut mendukung perkembangan industri modifikasi otomotif. Pemerintah bisa memfasilitasi dengan membuat sejumlah regulasi yang memadai.

"Jika didukung regulasi yang jelas dari pemerintah akan menjadi pemacu anak-anak muda untuk menghasilkan kendaraan modifikasi yang memenuhi standar keselamatan pemerintah. Kendaraan hasil modifikasi tersebut juga bisa memiliki dokumen resmi serta menjadi bagian dunia otomotif yang bernilai jual," pungkas Bamsoet.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri NMAA Andre Mulyadi mengatakan ketika Bamsoet bersedia menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia merupakan suatu kehormatan besar. Andre yakin Bamsoet bisa menjadi pemersatu seluruh pelaku modifikasi Indonesia, dengan kesamaan visi dan misi dalam memajukan industri otomotif di Indonesia.

"Dukungan besar dan arahan Pak Bamsoet dalam dunia modifikasi Tanah Air sangat kita apresiasi dan tunggu-tunggu. Dengan bergulirnya perhatian pemerintah dan wakil rakyat, dalam hal ini Pak Bamsoet menjadi semangat tersendiri bagi para pelaku industri modifikasi dan aftermarket Indonesia," ungkap Andre.***

wwwwww