Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
7 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
20 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
3
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
17 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
20 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
19 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
6
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
MPR RI
19 jam yang lalu
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Ketua MPR RI Didaulat Jadi Ambasador Modifikasi Indonesia

Ketua MPR RI Didaulat Jadi Ambasador Modifikasi Indonesia
Kamis, 23 Juli 2020 10:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) didaulat menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). NMAA merupakan asosiasi modifikasi dan aftermarket pertama dan terbesar di Tanah Air.

Sebagai Ambasador, Bamsoet diharapkan dapat mendorong kemajuan industri modifikasi untuk berjaya di negeri sendiri serta mampu melebarkan sayap ke kancah internasional.

"Saya melihat industri modifikasi Indonesia saat ini berkembang pesat yang dilakukan anak-anak muda kita. Saya mendukung kegiatan, kreativitas, dan inovasi anak-anak muda ini untuk membangun industri otomotif, khususnya modifikasi. Karenanya, saya menyambut baik permintaan NMAA untuk menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulis yang diterima GoNews.co, Rabu (22/7/2020).

Menurut Bamsoet, banyaknya penduduk usia muda merupakan kunci utama Indonesia menjadi pemain utama dalam kancah usaha modifikasi otomotif dunia. Indonesia memiliki sekitar 64 juta penduduk berusia 16-30 tahun, dari total populasi 269,6 juta jiwa.

"Industri modifikasi sebagaimana di negara-negara maju, berpotensi menjadi penggerak roda perekonomian nasional sebagai bagian dari ranah ekonomi kreatif. Karenanya, anak-anak muda harus kreatif untuk menggairahkan industri modifikasi nasional," kata Bamsoet.

Bamsoet berharap pemerintah juga turut mendukung perkembangan industri modifikasi otomotif. Pemerintah bisa memfasilitasi dengan membuat sejumlah regulasi yang memadai.

"Jika didukung regulasi yang jelas dari pemerintah akan menjadi pemacu anak-anak muda untuk menghasilkan kendaraan modifikasi yang memenuhi standar keselamatan pemerintah. Kendaraan hasil modifikasi tersebut juga bisa memiliki dokumen resmi serta menjadi bagian dunia otomotif yang bernilai jual," pungkas Bamsoet.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri NMAA Andre Mulyadi mengatakan ketika Bamsoet bersedia menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia merupakan suatu kehormatan besar. Andre yakin Bamsoet bisa menjadi pemersatu seluruh pelaku modifikasi Indonesia, dengan kesamaan visi dan misi dalam memajukan industri otomotif di Indonesia.

"Dukungan besar dan arahan Pak Bamsoet dalam dunia modifikasi Tanah Air sangat kita apresiasi dan tunggu-tunggu. Dengan bergulirnya perhatian pemerintah dan wakil rakyat, dalam hal ini Pak Bamsoet menjadi semangat tersendiri bagi para pelaku industri modifikasi dan aftermarket Indonesia," ungkap Andre.***


wwwwww