Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
9 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Olympic

Ketua MPR RI Didaulat Jadi Ambasador Modifikasi Indonesia

Ketua MPR RI Didaulat Jadi Ambasador Modifikasi Indonesia
Kamis, 23 Juli 2020 10:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) didaulat menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). NMAA merupakan asosiasi modifikasi dan aftermarket pertama dan terbesar di Tanah Air.

Sebagai Ambasador, Bamsoet diharapkan dapat mendorong kemajuan industri modifikasi untuk berjaya di negeri sendiri serta mampu melebarkan sayap ke kancah internasional.

"Saya melihat industri modifikasi Indonesia saat ini berkembang pesat yang dilakukan anak-anak muda kita. Saya mendukung kegiatan, kreativitas, dan inovasi anak-anak muda ini untuk membangun industri otomotif, khususnya modifikasi. Karenanya, saya menyambut baik permintaan NMAA untuk menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulis yang diterima GoNews.co, Rabu (22/7/2020).

Menurut Bamsoet, banyaknya penduduk usia muda merupakan kunci utama Indonesia menjadi pemain utama dalam kancah usaha modifikasi otomotif dunia. Indonesia memiliki sekitar 64 juta penduduk berusia 16-30 tahun, dari total populasi 269,6 juta jiwa.

"Industri modifikasi sebagaimana di negara-negara maju, berpotensi menjadi penggerak roda perekonomian nasional sebagai bagian dari ranah ekonomi kreatif. Karenanya, anak-anak muda harus kreatif untuk menggairahkan industri modifikasi nasional," kata Bamsoet.

Bamsoet berharap pemerintah juga turut mendukung perkembangan industri modifikasi otomotif. Pemerintah bisa memfasilitasi dengan membuat sejumlah regulasi yang memadai.

"Jika didukung regulasi yang jelas dari pemerintah akan menjadi pemacu anak-anak muda untuk menghasilkan kendaraan modifikasi yang memenuhi standar keselamatan pemerintah. Kendaraan hasil modifikasi tersebut juga bisa memiliki dokumen resmi serta menjadi bagian dunia otomotif yang bernilai jual," pungkas Bamsoet.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri NMAA Andre Mulyadi mengatakan ketika Bamsoet bersedia menjadi Ambasador Modifikasi Indonesia merupakan suatu kehormatan besar. Andre yakin Bamsoet bisa menjadi pemersatu seluruh pelaku modifikasi Indonesia, dengan kesamaan visi dan misi dalam memajukan industri otomotif di Indonesia.

"Dukungan besar dan arahan Pak Bamsoet dalam dunia modifikasi Tanah Air sangat kita apresiasi dan tunggu-tunggu. Dengan bergulirnya perhatian pemerintah dan wakil rakyat, dalam hal ini Pak Bamsoet menjadi semangat tersendiri bagi para pelaku industri modifikasi dan aftermarket Indonesia," ungkap Andre.***

wwwwww