Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
7 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
19 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
3
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
16 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
20 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
18 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
6
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
MPR RI
18 jam yang lalu
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
Home  /  Berita  /  Nasional

Tak Hanya Terbitkan Surat Jalan, Brigjen Prasetijo Juga Dampingi Buron Djoko Tjandra ke Pontianak

Tak Hanya Terbitkan Surat Jalan, Brigjen Prasetijo Juga Dampingi Buron Djoko Tjandra ke Pontianak
Brigjen Pol Prasetijo Utomo (kiri) dan Djoko Tjandra. (gelora.co)
Jum'at, 24 Juli 2020 10:17 WIB
JAKARTA - Brigadir Jenderal Polisi Prasetijo Utomo ternyata tidak hanya menerbitkan surat perjalanan buron Djoko Tjandra, tapi juga mendampingi Djoko Tjandra ke Pontianak hingga kembali ke Jakarta.

Dikutip dari Tempo.co, dalam Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) Brigjen Pol Prasetijo Utomo terkait dugaan tindak pidananya yang terbit pada 20 Juli, dinyatakan, Brigjen Prasetijo Utomo membantu pelarian Djoko Tjandra selama 19 hari.

''Sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP, 421 KUHP dan atau 221 KUHP, yang diduga dilakukan oleh terlapor BJP PU (Brigjen Prasetijo Utomo) dan kawan-kawan, yang terjadi pada 1 Juni hingga 19 Juni 2020 di Jakarta dan Pontianak,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi pada Jumat (24/7/2020).

Brigjen Prasetijo yang saat itu menjabat sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri mengeluarkan surat jalan untuk Djoko Tjandra dari Jakarta ke Pontianak, dan sebaliknya. Ia bahkan ikut mendampingi Djoko Tjandra pergi ke Pontianak.

Prasetijo Utomo juga memfasilitasi pembuatan surat bebas Covid-19 untuk Djoko Tjandra.

Akibat tindakannya itu, Prasetijo dicopot Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis dari jabatannya. Ia dimutasi sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Masyarakat dan ditahan selama 14 hari.

Dengan terbitnya SPDP ini, Bareskrim Polri pun telah memulai penyidikan ihwal pemalsuan surat yang dilakukan Prasetijo sekaligus membantu Djoko Tjandra kabur.

Terkait dugaan tindak pidana, penyidik telah memeriksa sejumlah orang dari pihak internal di Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim serta Kedokteran dan Kesehatan Polri. Juga memeriksa pihak eksternal, yakni pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking.

Ahmad mengatakan, tim akan segera mengungkap tersangka setelah melaksanakan gelar perkara. ''Nanti kami masih menunggu dari tim untuk menindaklanjuti penyidikan kasus ini,'' ucap dia.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:Hukum, Nasional

wwwwww