Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
19 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
2
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
17 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
3
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
4
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
17 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
5
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
20 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
6
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Nasional
19 jam yang lalu
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Home  /  Berita  /  Riau

Dukung Program Penggerak, Tanoto Foundation Tak Gunakan Dana Pemerintah

Dukung Program Penggerak, Tanoto Foundation Tak Gunakan Dana Pemerintah
Direktur Komunikasi Tanoto Foundation Haviez Gautama. (int)
Selasa, 28 Juli 2020 19:03 WIB
PEKANBARU - Sejak memulai kegiatan filantropi pada 1981, Tanoto Foundation selalu menggunakan dana sendiri untuk membiayai program-programnya dalam mendukung pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

''Melalui proses seleksi yang ketat termasuk blind review, Tanoto Foundation terseleksi untuk dua proyek Gajah (satu untuk program SD dan satu untuk SMP). Sejak semula Tanoto Foundation di dalam aplikasi untuk mendukung Program Organisasi Penggerak (POP) telah memilih skema pembiayaan mandiri dalam pelaksanaannya. Tanoto Foundation akan berinvestasi lebih dari Rp50 miliar untuk periode dua tahun (2020-2022). Tidak ada dana dari pemerintah/APBN yang digunakan oleh Tanoto Foundation,'' ujar Direktur Komunikasi Tanoto Foundation Haviez Gautama, melalui keterangan tertulis yang diterima Goriau.com, Selasa (28/7/2020).

Dituturkan Haviez, melalui Program PINTAR Penggerak, Tanoto Foundation akan bekerja untuk mengembangkan kapasitas tenaga pengajar di 260 Sekolah Penggerak rintisan (160 Sekolah Dasar dan 100 Sekolah Menengah Pertama) di empat kabupaten, yakni Kampar (Riau), Muaro Jambi (Jambi), Tegal (Jawa Tengah) dan Kutai Barat (Kalimantan Timur).

Haviez menegaskan, Tanoto Foundation bukan organisasi CSR (Corporate Social Responsibility) dari suatu grup bisnis, namun merupakan filantropi independen dengan misi mengembangkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan berkualitas yang transformatif.

''Pada tahun 2019, Tanoto Foundation telah mengeluarkan dana senilai lebih dari Rp250 miliar untuk membiayai seluruh program-programnya,'' sambung Haviez Gautama.***

Editor:hasan b
Sumber:rilis
Kategori:Pendidikan, Riau

wwwwww