Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
7 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
20 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
3
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
17 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
20 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
19 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
6
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
MPR RI
19 jam yang lalu
Perkuat Perekonomian Pedesaan Atasi Resesi Ekonomi
Home  /  Berita  /  Umum

Penyesuaian Layanan Transjakarta saat Idhul Adha 1441 H

Penyesuaian Layanan Transjakarta saat Idhul Adha 1441 H
(Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 31 Juli 2020 17:49 WIB
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian jam operasional layanan di Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, pada saat perayaan Idul Adha layanan Transjakarta baru dimulai pada pukul 09.00 WIB.

"Sementara jam operasional untuk layanan bus listrik EV1 rute Blok M – Kota akan dimulai pukul 10.00 - 20.00 wib," kata Nadia dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (31/7/2020).

Sebelumnya, Nadia menjelaskan, operasional bus listrik sendiri kembali diperpanjang menjadi total 15 jam beroperasi yakni pukul 05.00 – 20.00 WIB, dari sebelumya hanya 12 jam, dan pada awal ujicoba beroperasi selama 10 jam saja.

Perpanjangan jam operasional bus listrik secara bertahap ini, kata Nadia, berdasarkan hasil evaluasi tim yang dilakukan secara teliti. "Dalam hal ini ada beberapa poin yang menjadi perhatian seperti tren ketahanan baterai terhadap jarak tempuh dan waktu perjalanan,".

"Lalu melihat persentasi sisa baterai pasca beroperasi untuk melihat apakah memungkinkan untuk menambah ritase (jarak tempuh dan waktu operasional)," jekas Nadia.

Selain ketahanan baterai, lanjut Nadia, hal lain yang juga menjadi fokus evaluasi ialah terkait pengisian baterai dan memastikan kualitas bus secara operasional berjalan dengan baik saat melayani pelanggan.

"Ke depannya jika semua proses evaluasi berjalan baik, jam operasional bus listrik akan diperpanjang hingga 17 jam setiap harinya," pungkas Nadia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, DKI Jakarta

wwwwww