Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Baranusa: Kami Dukung Jokowi untuk Bawa Perubahan, Bukan Kegaduhan

Baranusa: Kami Dukung Jokowi untuk Bawa Perubahan, Bukan Kegaduhan
Kamis, 13 Agustus 2020 15:13 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dianggap kembali mengkhianati para pendukungnya karena memberikan tanda kehormatan bintang Mahaputra Nararya kepada dua politisi, yakni Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), Adi Kurniawan. Menurutnya, penghargaan yang diberikan Jokowi tersebut membuat kecewa dan dinilai sebagai upaya pembungkam terhadap kritik kepada pemerintah.

"Penghargaan yang diberikan Jokowi kepada duo F menunjukkan bahwa rezim Jokowi ini sangat menghalalkan segala cara demi mempertahankan kekuasaannya tanpa melihat bagaimana perasaan relawannya sendiri yang telah berjuang mati-matian mendukungnya saat pilpres 2019 kemarin," ujar Adi Kurniawan seperti dilansir GoNews.co dari Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/8).

Selain itu kata Adi, pemerintahan Jokowi juga sangat terang-terangan melakukan pengkhianatan terhadap pendukungnya sendiri.

Salah satunya juga saat mengangkat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan yang dinilai sudah jelas merupakan rival Jokowi pada Pilpres 2019 lalu.

"Lagi-lagi pemerintahan Jokowi mengkhianati pendukungnya sendiri," kesalnya.

Bahkan sambung Adi, pemerintahan Jokowi juga kerap membuat gaduh di tengah kesulitan ekonomi dan Pandemik Covid-19. "Mereka itu didukung agar supaya membawa perubahan bagi hidup rakyat, bukan selalu menciptakan kegaduhan," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww