Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
5 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Voli

Jokowi Mania Minta Penghargaan Bintang Mahaputra ke Fahri Hamzah dan Fadli Zon Dibatalkan

Jokowi Mania Minta Penghargaan Bintang Mahaputra ke Fahri Hamzah dan Fadli Zon Dibatalkan
Kamis, 13 Agustus 2020 16:15 WIB
JAKARTA - Pemberian Bintang Mahaputera Nararya kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah terus menuai kecaman publik. Alasan pemberian bintang penghargaan tersebut dinilai tidak jelas.

Aktivis 98, Immanuel Ebenezer, pun menyesalkan keputusan pemberian Bintang Mahaputera Nararya kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Ketua Jokowi Mania (Joman) ini, pemberian penghargaan itu menjadi aib bagi demokrasi, kemanusiaan, dan aib sebagai bangsa.

Ditegaskan Noel, sapaan akrabnya, masih banyak tokoh yang layak mendapat penghargaan daripada dua politisi tersebut.

"Ada veteran perang, ada aktivis reformasi yang cacat. Ada banyak guru, pekerja sosial yang lebih layak dari mereka berdua," tegas Noel.

Noel juga mempertanyakan alasan pemberian penghargaan tersebut. Karena kedua politisi tersebut dinilai Noel tak punya prestasi yang bisa membanggakan bangsa.

"Mereka pelaku hoax dan pernyataan-pernyataannya selalu didasari sinisme dan provokatif. Apa tidak salah penghargaan itu?" tanya Noel.

Ditambahkan Noel, rekonsialisi boleh saja. Memanfaatkan lawan juga sah-sah saja dalam bingkai persatuan. Akan tetapi setiap kesalahan tak mudah untuk dilupakan.

"Forgive but not Forget. Memaafkan tapi kami tidak akan melupakan apa yang mereka berdua lakukan selama bertahun-tahun lalu," ucap alumnus USNI ini.

Untuk diketahui, Bintang Mahaputra Nararya adalah penghargaan dari presiden kepada warga sipil yang dianggap telah berjasa secara luar biasa.

Penghargaan ini diberikan secara rutin dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww