Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
13 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
11 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
14 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
11 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Menteri Ungkap Riset Inovasi Covid-19 Dibiayai LPDP, Mercy Minta Segera Ada Kejelasan Dana Riset
DPR RI
24 jam yang lalu
Menteri Ungkap Riset Inovasi Covid-19 Dibiayai LPDP, Mercy Minta Segera Ada Kejelasan Dana Riset
Home  /  Berita  /  Politik

PKS ke Pemerintah: Tolong Jangan Khianati Para Pahlawan dan Janji Kemerdekaan

PKS ke Pemerintah: Tolong Jangan Khianati Para Pahlawan dan Janji Kemerdekaan
Senin, 17 Agustus 2020 23:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua FPKS DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, didaulat menjadi pemimpin upacara peringatan HUT RI ke -75 di halaman kantor DPD PKS Kabupaten Cirebon, Senin, (17/08/20).

Dalam sambutannya, Netty terus membakar semangat para kader dan simpatisan PKS yang ikut memperingati HUT RI itu.

"Kita tegaskan kecintaan PKS kepada Republik ini dengan terus bekerja melayani rakyat. Tunjukkan, kader PKS mencintai NKRI ini dengan tulus. Tidak boleh ada orang yang meragukan kecintaan kita terhadap Indonesia," ungkap Netty di hadapan para anggota DPRD kabupaten, pengurus DPD dan segenap kader PKS.

Netty juga meminta, para kader dan simpatisan PKS tetap semangat, terus berkontribusi dan meningkatkan kewaspadaan di tengah merebaknya wabah Covid-19.

"Hari Kemerdekaan ditandai dengan sejumlah 142.081 kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia dan ditemukannya kluster-kluster baru transmisi Covid-19 di berbagai daerah. Hal ini sangat memprihatinkan dan harus segera ditangani," ujarnya.

Dengan semangat perjuangan merebut kemerdekaan, Netty juga meminta pemerintah bersungguh-sungguh melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa, dengan memberikan keadilan dan kesejahteraan pada rakyat. "Jangan khianati para pahlawan yang telah gugur. Pemerintah jangan sampai terus mendzalimi rakyat dengan sikap dan kebijakan di berbagai bidang yang tidak pro rakyat," ucap tokoh perempuan Jawa Barat ini.

Setelah kegiatan upacara, acara dilanjutkan dengan lomba membaca teks proklamasi dan penampilan seni Tari Topeng khas Cirebon.

Menurut Netty Tari Topeng ini dibawakan anak muda pelajar dari Cirebon sebagai bentuk kecintaan terhadap seni budaya Indonesia dengan segala keragaman di dalamnya.

"Dengan mencintai budaya lokal diharapkan terbangun wawasan kebangsaan dan nasionalisme yang kokoh," tukasnya.

Menurut Netty, seni budaya adalah salah satu dari tiga aspek penting dalam kehidupan selain agama dan ilmu pengetahuan.

"Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan 3 hal pertama Agama, kemudian ilmu, dan seni. Agama membuat hidup kita terarah, ilmu menjadikan hidup lebih mudah, seni membuat hidup menjadi indah. Kombinasi ketiganya menjadikan manusia Indonesia sebagai manusia yang unggul dan utuh," pungkasnya.***


wwwwww